Stafsus Kementerian Pantau Proyek Pengairan di Garut untuk Antisipasi El Nino

- Jurnalis

Senin, 12 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Leuwigoong – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, mendampingi Staf Khusus Kementerian Pertanian RI, Nandang Sudrajat, dalam kunjungan ke beberapa kecamatan di Kabupaten Garut pada Sabtu (10/8/2024). Kunjungan ini fokus pada proyek peningkatan area tanam melalui pompanisasi dan optimalisasi lahan tadah hujan, guna menghadapi tantangan akibat El Nino.

Rombongan diterima di Kecamatan Leuwigoong, tempat mereka meninjau Situ Sarkanjut (SKJ) yang mengalami penurunan debit air karena sedimentasi dan kebocoran, menghambat suplai air dari Situ Sukarame, Kecamatan Leles.

“Diperlukan pipanisasi sepanjang 4,5 km untuk mengairi sekitar 200 hektare lahan tadah hujan,” jelas Haeruman, Minggu (11/08/2024).

Kunjungan berlanjut ke Situ Sukarame untuk menilai kondisi debit air dan sumber mata air Cijonggol/Deko, yang menjadi sumber utama bagi Situ Sukarame.

Rombongan juga meninjau proyek irigasi perpompaan di Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, yang mengelola air dari Sungai Cimanuk untuk mengairi 20 hektare lahan.

“Proyek ini menggunakan anggaran tahap pertama sebesar 70% dari total Rp112.800.000 dan dikerjakan secara swakelola oleh kelompok tani,” tambah Haeruman.

Selanjutnya, kunjungan berlanjut ke Kecamatan Cibatu, di mana lahan pertanian seluas 900 hektare menghadapi tantangan pengairan karena perbedaan ketinggian 42 meter dari Sungai Cimanuk. Haeruman menekankan pentingnya kajian lebih lanjut untuk menyelesaikan masalah ini.

Rombongan juga meninjau Bendungan Sagodam di Kecamatan Cibatu dan bantuan irigasi perpompaan tahun 2020 untuk Kelompok Tani Sauyunan di Desa Sindangsuka. (Pik)

Baca Juga :  KONI Kabupaten Garut Gelar Pemantapan Porkab 2024
Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Berita Terbaru