Sinergi Eksekutif-Legislatif, Ketua DPRD Dampingi Bupati Garut Lestarikan Tradisi dan Hormati Leluhur di HJG ke-213

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 berlangsung khidmat dengan nuansa kearifan lokal dan penghormatan terhadap sejarah. Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar mendampingi Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dalam rangkaian prosesi adat hingga ziarah ke makam para Bupati terdahulu, Kamis (12/2/2026).

Sinergi Eksekutif-Legislatif, Ketua DPRD Dampingi Bupati Garut Lestarikan Tradisi dan Hormati Leluhur di HJG ke-213

Rangkaian kegiatan diawali dengan Upacara Adat Mapag Hurip Gumiwang Sumur Ci Garut di SMP Negeri 1 Garut, lokasi yang diyakini sebagai titik awal berdirinya Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, para Kepala SKPD, serta keluarga besar SMPN 1 Garut.

Dalam sambutannya, Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa peringatan hari jadi harus menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Garut.

“Ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengingat jasa para pendahulu. Dengan memahami sejarah, kita memiliki tanggung jawab moral untuk membangun Garut secara lebih serius dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kehadiran Ketua DPRD Garut dalam prosesi tersebut mencerminkan sinergi antara unsur eksekutif dan legislatif dalam menjaga nilai-nilai sejarah serta memperkuat komitmen pembangunan daerah.

Baca Juga :  Peringatan Hardiknas 2024: Pj. Bupati Garut Mengajak Warga Garut untuk Fokus pada Pendidikan Anak

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menjelaskan bahwa Sumur Ci Garut memiliki arti penting sebagai simbol awal kehidupan dan peradaban di Garut.

“Sumur ini bukan hanya sumber air, tetapi juga sumber sejarah. Merawatnya berarti menjaga warisan leluhur yang menjadi fondasi berdirinya Kabupaten Garut,” ungkapnya.

Usai prosesi adat, kegiatan dilanjutkan dengan Napak Darma Lingga Buana di Titik Nol Garut, Jalan Kiansantang. Prosesi ini sarat makna sebagai peneguhan identitas dan komitmen bersama dalam mewujudkan Garut yang adil, makmur, dan sejahtera.

Beni Yoga menambahkan, dua upacara adat tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian HJG ke-213. Pemerintah berharap generasi muda semakin mengenal sejarah daerahnya dan menumbuhkan rasa bangga terhadap jati diri Garut.

Rangkaian peringatan kemudian ditutup dengan ziarah ke makam para Bupati terdahulu. Ziarah diawali di TPU Cipeujeuh, Kelurahan Paminggir, tempat dimakamkannya Bupati Garut pertama, Raden Adipati Arya (RAA) Adiwidjaya yang menjabat pada 1813–1831.

Baca Juga :  Menghadirkan Harapan: Operasi Pasar Murah Menjangkau Masyarakat Garut dengan Bahan Pokok Terjangkau

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sekarmaji, menyampaikan bahwa makam tersebut menjadi bukti sejarah peralihan pemerintahan dari Kabupaten Balubur Limbangan ke Kabupaten Garut.

“RAA Adiwidjaya merupakan putra sulung Pangeran Kornel dari Sumedang. Di kompleks ini juga dimakamkan istri beliau, Raden Ajeng Situ Ningrum,” jelasnya.

Ziarah kemudian dilanjutkan ke Kompleks Makam Keluarga Hoofd Panghoeloe R.H.M. Moesa di Jalan Kabupaten, Garut Kota. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Garut, Totong, menerangkan bahwa kompleks tersebut menjadi tempat peristirahatan sejumlah tokoh penting, termasuk lima Bupati Garut dari berbagai periode.

Melalui rangkaian kegiatan ini, peringatan Hari Jadi Garut ke-213 tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga warisan sejarah serta melanjutkan cita-cita para leluhur demi kemajuan Garut di masa depan.(**).

Penulis : IHSAN

Editor : Admin

Sumber Berita : Reforter (Ihsan)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanamkan Semangat Cinta Tanah Air, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Jadi Garda Bela Negara
Ketua DPRD dan Bupati Garut Hadiri Garut Hebat Fest 2026, Perkuat Syiar Islam Melalui Seni Budaya
Tasyakur Nelayan Santolo 2026 Perkuat Tradisi Pesisir dan Dorong Potensi Wisata Bahari Garut
Pengamanan Ketat Tasyakur Nelayan Santolo Berjalan Lancar, Satpolairud Pastikan Seluruh Rangkaian Acara Kondusif
Diduga Akibat Korsleting, Rumah Warga di Banjarwangi Ludes Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sambaran Resmi Tempati Lokasi Baru, Hadirkan Pengalaman Kuliner yang Lebih Nyaman di Garut
Polres Garut Berikan Layanan Kesehatan Mata Gratis bagi Ratusan Warga Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Viral di Media Sosial, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Pengangkut Material di Tarogong Kidul
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:09 WIB

Tanamkan Semangat Cinta Tanah Air, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Jadi Garda Bela Negara

Senin, 6 Juli 2026 - 07:34 WIB

Tasyakur Nelayan Santolo 2026 Perkuat Tradisi Pesisir dan Dorong Potensi Wisata Bahari Garut

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:45 WIB

Pengamanan Ketat Tasyakur Nelayan Santolo Berjalan Lancar, Satpolairud Pastikan Seluruh Rangkaian Acara Kondusif

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:54 WIB

Diduga Akibat Korsleting, Rumah Warga di Banjarwangi Ludes Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:50 WIB

Sambaran Resmi Tempati Lokasi Baru, Hadirkan Pengalaman Kuliner yang Lebih Nyaman di Garut

Berita Terbaru