Presiden Dorong Kolaborasi Ilmuwan Indonesia dengan Dunia, KSTI 2025 Jadi Titik Awal Pemetaan Inovasi Nasional

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, JAKARTA – 7 Agustus 2025
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menaruh perhatian besar pada kiprah ilmuwan Indonesia di panggung global. Melalui Deputi Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Noudhy Valdryno, Presiden menyampaikan dorongan agar para ilmuwan tanah air lebih aktif menjalin kolaborasi internasional sebagai langkah strategis menuju “Indonesia Maju”. Kamis (7/8/2025). 

“Kolaborasi dengan saintis dunia akan semakin menegaskan jalan terang Indonesia Maju,” ujar Ryno, Kamis (7/8), di Jakarta.

Lebih dari sekadar kontribusi riset, Presiden Prabowo ingin para ilmuwan tampil aktif di ruang publik dan terlibat dalam strategi pembangunan nasional. Target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dalam lima tahun ke depan, menurut Presiden, membutuhkan peran penting dari saintis, terutama dalam mendukung industrialisasi berbasis hilirisasi, penguasaan teknologi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ryno menambahkan bahwa arah kebijakan ini selaras dengan Asta Cita ke-4, yang mencakup penguatan sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, serta peran kelompok strategis seperti perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Blessingshop Buka Lowongan Host Live Streaming

Mewujudkan visi ini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyelenggarakan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025, yang berlangsung 7–9 Agustus di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) ITB, Bandung. PCO menyampaikan apresiasinya atas konvensi ini yang dinilai sebagai ruang penting bagi para ilmuwan dan guru besar untuk menyatukan langkah menuju kemajuan bangsa.

“KSTI 2025 adalah inisiatif Presiden Prabowo untuk mengonsolidasikan kekuatan riset dan inovasi nasional, khususnya di bidang STEM,” kata Menteri Diktisaintek, Brian Yuliarto, saat membuka acara.

Mengangkat tema “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi”, konvensi ini dihadiri oleh lebih dari 2.000 saintis dari berbagai bidang. Kegiatan ini mempertemukan elemen akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat sebagai upaya mempercepat transformasi ekonomi Indonesia berbasis pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga :  Smart Farming Bawa Desa Karyamukti Garut Raih Penghargaan Nasional Mandaya Award 2025

Brian menyampaikan bahwa KSTI merupakan momentum strategis bagi bangsa. “Ini adalah upaya kolektif menjadikan sains dan teknologi sebagai senjata utama perjuangan bangsa,” ujarnya.

Brian juga menyoroti keistimewaan konvensi kali ini, dengan hadirnya Presiden Prabowo ke kampus ITB. “Pak Rektor menyampaikan bahwa beliau adalah Presiden aktif kedua yang mengunjungi ITB setelah Presiden Soekarno,” ungkapnya.

Dalam konvensi ini akan dirumuskan peta jalan riset dan inovasi di delapan sektor strategis: energi, pertahanan, digitalisasi (AI dan semikonduktor), hilirisasi dan industrialisasi, kesehatan, pangan, kemaritiman, serta material dan manufaktur maju. Penetapan sektor-sektor ini didasarkan pada kebutuhan strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin industri global.

“Melalui pengembangan sektor-sektor ini, kita bukan hanya ingin memenuhi kebutuhan dalam negeri, tapi juga mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri global,” tutup Brian.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komdigi Dorong Profesionalisme Pranata Humas Lewat Penguatan Kompetensi dan Regulasi Baru
Plt. Kapusluhtan Kementan Tinjau Langsung Program Pertanian di Garut, Fokus Perkuat Swasembada Pangan
Bupati Garut Perkuat Kolaborasi dengan DEN, Dorong Akselerasi Energi Terbarukan
Momentum May Day, Bupati Garut Tampung Aspirasi Buruh dan Dorong Sinergi Tiga Pihak
Ketua DPRD Garut bersama Anggota DPRD Jabar menghadiri Gebyar Pesona Budaya Garut 2026 Tuai Apresiasi, Dorong Pelestarian Seni dan Penguatan Ekonomi Lokal
Bupati Garut Hadiri Rakornas Pemerintah 2026, Dorong Penguatan Kolaborasi Nasional
Prabowo Canangkan Indonesia Sejahtera: Pangan Terjamin, Rakyat Sehat, Pendidikan Berkualitas
Prabowo Teguhkan Politik Bebas Aktif: Indonesia Pilih Berdiri Mandiri, Tak Berpihak pada Pakta Militer
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:46 WIB

Komdigi Dorong Profesionalisme Pranata Humas Lewat Penguatan Kompetensi dan Regulasi Baru

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:00 WIB

Plt. Kapusluhtan Kementan Tinjau Langsung Program Pertanian di Garut, Fokus Perkuat Swasembada Pangan

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:16 WIB

Bupati Garut Perkuat Kolaborasi dengan DEN, Dorong Akselerasi Energi Terbarukan

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:08 WIB

Momentum May Day, Bupati Garut Tampung Aspirasi Buruh dan Dorong Sinergi Tiga Pihak

Senin, 27 April 2026 - 08:31 WIB

Ketua DPRD Garut bersama Anggota DPRD Jabar menghadiri Gebyar Pesona Budaya Garut 2026 Tuai Apresiasi, Dorong Pelestarian Seni dan Penguatan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru