Perbaikan Jalan Pamegatan–Singajaya Garut Dimulai, 6,5 Kilometer 

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi dan Pre-Construction Meeting (PCM) pekerjaan preservasi Jalan Pamegatan–Singajaya melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026 digelar di Aula Kantor Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Rabu (4/11/2026). Pembangunan sepanjang 6,5 kilometer tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 60 hari.

Perbaikan Jalan Pamegatan–Singajaya Garut Dimulai, 6,5 Kilometer 

GARUT BERKABAR, Banjarwangi – Pemerintah Kabupaten Garut bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat mulai merealisasikan perbaikan infrastruktur Jalan Pamegatan–Singajaya melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026. Proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas konektivitas wilayah selatan Garut sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Tahapan awal pembangunan ditandai dengan kegiatan sosialisasi dan Pre-Construction Meeting (PCM) yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI, Ade Ginanjar; Plt. Kepala BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, Ibnu Kurniawan; Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail; serta unsur masyarakat setempat.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyambut baik dimulainya pembangunan jalan yang telah lama menjadi harapan warga Banjarwangi dan sekitarnya. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, khususnya Presiden RI dan Menteri Pekerjaan Umum, serta peran Ade Ginanjar dalam memperjuangkan aspirasi pembangunan infrastruktur daerah di tingkat nasional.

Menurut Syakur, realisasi pembangunan sepanjang 6,5 kilometer tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Ia berharap program ini dapat berlanjut hingga seluruh ruas jalan yang membutuhkan penanganan memperoleh perbaikan.

“Alhamdulillah pada hari ini mulai terealisasi. Tentu saya berharap pekerjaan ini benar-benar bisa memenuhi harapan masyarakat. Meskipun baru 6,5 kilometer, mudah-mudahan ke depan bisa terus diperjuangkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Garut Tekankan Peran Strategis Pokja Bunda PAUD dalam Membangun Generasi Unggul

Syakur juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam mendukung kelancaran pekerjaan. Dengan target penyelesaian sekitar 60 hari, ia meminta warga memahami potensi hambatan lalu lintas, termasuk kemacetan dan pengaturan kendaraan selama proses pengecoran berlangsung.

Ia menginstruksikan Camat Banjarwangi beserta tokoh masyarakat untuk aktif menyosialisasikan tahapan pembangunan kepada warga agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lancar.

“Lebih baik kita berkorban selama dua bulan untuk sementara waktu, daripada jalan tetap rusak hingga bertahun-tahun. Kita ingin hasilnya segera dirasakan masyarakat dengan kondisi jalan yang lebih baik,” tegas Syakur.

Lebih lanjut, Bupati berharap peningkatan kualitas jalan dapat memberikan dampak nyata terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga perdagangan. Infrastruktur yang memadai dinilai mampu menekan biaya transportasi dan distribusi barang sehingga aktivitas perekonomian di Banjarwangi menjadi lebih efisien.

Ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan kepentingan bersama selama proses pembangunan berlangsung, demi terwujudnya wilayah yang aman, nyaman, dan produktif.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Ade Ginanjar, menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Pamegatan–Singajaya merupakan bagian dari perjuangan mengakomodasi kebutuhan infrastruktur daerah melalui program pemerintah pusat.

Ade menjelaskan, dari total anggaran Program Inpres Jalan Daerah sebesar Rp12 triliun secara nasional, pada tahap ini terdapat alokasi Rp4 triliun untuk berbagai wilayah di Indonesia.

Ia mengungkapkan, kondisi infrastruktur di Banjarwangi, Singajaya, hingga Peundeuy telah menjadi perhatian dalam pembahasan di Komisi V DPR RI. Ade berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Garut agar pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Pj Bupati Garut Optimis Kuota Haji 2025 Bertambah

Ade juga menekankan kepada pihak penyedia jasa agar melaksanakan pekerjaan dengan kualitas maksimal, sehingga hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

“Saya titip pekerjaan ini harus benar-benar maksimal dan bisa dimanfaatkan masyarakat dengan puas terhadap kondisi jalan Banjarwangi–Singajaya,” ujarnya.

Di sisi teknis, Plt. Kepala BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, Ibnu Kurniawan, menerangkan bahwa pekerjaan preservasi Jalan Pamegatan–Singajaya dibagi ke dalam empat paket pekerjaan dengan total panjang penanganan mencapai 6,5 kilometer.

Konstruksi yang digunakan berupa perkerasan beton kaku (rigid pavement) dengan ketebalan 20 sentimeter, dilengkapi lapisan beton kurus (lean concrete) setebal 10 sentimeter dan Lapis Pondasi Atas (LPA). Adapun lebar jalan berkisar antara 4 hingga 4,5 meter, menyesuaikan kondisi serta ketersediaan lahan di lapangan.

Ibnu menyebutkan, proyek tersebut memiliki alokasi anggaran pengadaan sekitar Rp43 miliar, dengan nilai kontrak pekerjaan kurang lebih Rp38 miliar.

Ia meminta seluruh jajaran pelaksana dan kontraktor menyusun strategi pengerjaan yang efektif, mengingat keterbatasan waktu, kondisi geografis wilayah Banjarwangi yang cukup menantang, serta musim penghujan yang mulai berlangsung.

BBPJN berharap hasil preservasi jalan tersebut tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga memiliki daya tahan sesuai umur rencana konstruksi.

“Harapannya, hasil pekerjaan ini bukan hanya bertahan satu atau dua tahun, tetapi bisa bertahan panjang sesuai umur rencana yang telah ditetapkan,” tandas Ibnu.

Dengan dimulainya proyek ini, peningkatan kualitas Jalan Pamegatan–Singajaya diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi kawasan selatan Garut, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memperkuat konektivitas antarwilayah. (Rifki).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengelolaan Dana Desa Jadi Sorotan, BPKP Dorong Pemerintahan Desa di Garut Lebih Profesional
Hadapi Ancaman Bencana Musim Hujan, Bupati Garut Instruksikan Penguatan Mitigasi dan Kesiapsiagaan
BPK Periksa Pengadaan Infrastruktur Garut, Syakur Amin Tekankan Tata Kelola Anggaran yang Akuntabel
Program Pesona Resmi Diluncurkan, Garut Perkuat Inovasi Olahan Ikan dan Edukasi Gizi Anak
Dilantik Bupati, Satria Budi Jadi Pj Sekda Garut di Tengah Tantangan Fiskal 2027
Cegah Permainan Harga Gas Bersubsidi, Pemkab Garut Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg
35 Tahun Mengabdi, Bupati Garut Kenang Dedikasi Sekda Nurdin Yana dan Kepala Bakesbangpol Nurrodhin
Disnakertrans Garut Perkuat Edukasi Pekerja Migran, Warga Diminta Waspadai Keberangkatan Ilegal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:46 WIB

Perbaikan Jalan Pamegatan–Singajaya Garut Dimulai, 6,5 Kilometer 

Rabu, 4 November 2026 - 19:29 WIB

Pengelolaan Dana Desa Jadi Sorotan, BPKP Dorong Pemerintahan Desa di Garut Lebih Profesional

Rabu, 4 November 2026 - 17:03 WIB

Hadapi Ancaman Bencana Musim Hujan, Bupati Garut Instruksikan Penguatan Mitigasi dan Kesiapsiagaan

Selasa, 3 November 2026 - 18:25 WIB

BPK Periksa Pengadaan Infrastruktur Garut, Syakur Amin Tekankan Tata Kelola Anggaran yang Akuntabel

Selasa, 3 November 2026 - 15:40 WIB

Program Pesona Resmi Diluncurkan, Garut Perkuat Inovasi Olahan Ikan dan Edukasi Gizi Anak

Berita Terbaru