Pemkab Garut Menggeber Program Garut Satu Data untuk Merawat Kevalidan Data Sektoral

- Jurnalis

Jumat, 23 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adegan Kick Off Garut Satu Data dan Pembinaan Statistik Sektoral di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Kamis (22/2/2024).

Adegan Kick Off Garut Satu Data dan Pembinaan Statistik Sektoral di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Kamis (22/2/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut menggulirkan Kick Off Garut Satu Data dan Pembinaan Statistik Sektoral, menghelat di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut, pada Kamis Kemarin, (22/2/2024), Jumat, (23/02/2024).

 

 

Menanggapi langkah tersebut, Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Teti Sarifeni, mengapresiasi upaya tersebut yang bertujuan untuk menata data pemerintah daerah dengan lebih terorganisir.

 

 

 

Teti menyoroti pentingnya pemilihan konsep yang tepat dalam penyaringan data yang valid untuk dimasukkan ke dalam portal data. Saat ini, dari 4884 data prioritas yang dimiliki Pemkab Garut, baru sekitar 640 data yang berhasil disematkan ke dalam portal data.

“Tentunya penggunaan konsep harus dipertimbangkan secara cermat, termasuk pemilahan berdasarkan aspek de jure atau de facto dari setiap SKPD, hal ini penting agar data yang diakses melalui portal dapat dipertanggungjawabkan secara akurat,” ujar Teti.

Baca Juga :  Fluktuasi Tinggi Muka Air Bendung Copong, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

 

 

Dalam upaya menangani tantangan tersebut, Teti berharap agar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut dapat secara aktif menghimpun data yang belum tergabung ke dalam portal dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Garut.

 

 

Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Margiyanto, menegaskan bahwa Kick Off Garut Satu Data ini didukung penuh oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut.

 

Margiyanto mengharapkan terbentuknya pemahaman bersama dalam peningkatan kualitas data sektoral guna mendukung perencanaan pembangunan daerah dan upaya penanganan masalah di Kabupaten Garut.

“Kita semua menyadari bahwa keputusan yang tepat takkan tercapai tanpa didukung oleh data yang berkualitas. Oleh karena itu, untuk mengambil kebijakan yang tepat dalam menghadapi suatu permasalahan, diperlukan data yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Margiyanto.

 

Langkah selanjutnya dari kegiatan ini mencakup pelaksanaan desk Diskominfo dengan perangkat daerah terkait, khususnya para admin yang telah ditunjuk untuk mengelola data, guna membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas dan konsistensi data yang dimasukkan ke dalam Garut Satu Data.

Baca Juga :  Sekda Garut Tekankan Efisiensi dan Transparansi dalam Realisasi APBD Perubahan 2025

“Dan tak kalah pentingnya adalah konsistensi dalam pengumpulan data sektoral untuk dimasukkan ke dalam Garut Satu Data,” tambahnya.

 

Kepala BPS Kabupaten Garut, Nevi Hendri, menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman dalam meningkatkan kualitas data yang dihasilkan oleh setiap SKPD.

 

Nevi menekankan pentingnya verifikasi data menggunakan aplikasi romantik BPS. Dia juga menegaskan bahwa akan diterapkan inovasi baru dengan menetapkan agen statistik di setiap SKPD untuk memperkuat kualitas data yang ada.

“Jadi diharapkan nantinya setiap SKPD dalam menyusun data akan menggunakan aplikasi romantik, sehingga data tersebut dapat diverifikasi dan mendapatkan rekomendasi statistik dari BPS,” tandasnya. (Abdul Malik).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kreafest 4.0 Jadi Ajang Kolaborasi Budaya dan Teknologi bagi Generasi Muda Garut
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
Bupati Garut dan ESDM Jabar Perketat Pengawasan Tambang, Tiga Lokasi di Leles Dihentikan Sementara
Polisi dan Warga Selamatkan Perempuan yang Terjatuh dari Jembatan Sasak Besi Bayongbong
Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Jadikan Pancasila sebagai Pedoman Hidup
Polres Garut Bongkar Kasus Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya 2026, Dua Terduga Pelaku Ditangkap
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Cigedug, Polisi Turun Lakukan Olah TKP
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:08 WIB

Kreafest 4.0 Jadi Ajang Kolaborasi Budaya dan Teknologi bagi Generasi Muda Garut

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:58 WIB

Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:29 WIB

Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata

Senin, 1 Juni 2026 - 14:59 WIB

Polisi dan Warga Selamatkan Perempuan yang Terjatuh dari Jembatan Sasak Besi Bayongbong

Senin, 1 Juni 2026 - 14:15 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Jadikan Pancasila sebagai Pedoman Hidup

Berita Terbaru

Pemerintahan

Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali

Jumat, 5 Jun 2026 - 09:58 WIB