Pemkab Garut Dorong UMKM Lebih Mudah Dapat Modal Lewat Penguatan Akses Keuangan

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengikuti Diskusi dan Pembahasan Program TPAKD, Pengembangan Ekonomi Daerah, serta POJK Nomor 19 Tahun 2025 terkait Kemudahan Akses Pembiayaan UMKM, di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (5/12/2025).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut memperkuat komitmennya dalam membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini ditegaskan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam agenda Diskusi dan Pembahasan Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), pengembangan ekonomi daerah, serta implementasi POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan UMKM. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (5/12/2025).

Bupati Abdusy Syakur menyampaikan apresiasi terhadap pemaparan kondisi ekonomi Garut dari perspektif keuangan yang dipaparkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menilai, pembangunan ekonomi daerah membutuhkan strategi yang lebih terarah, terutama dalam pemberdayaan UMKM dan penguatan komoditas unggulan.

Baca Juga :  Kemendagri Dorong Generasi Muda Hadapi Bonus Demografi 2045, Buka Maroon West Java Festival dan Muspimwil HIMA PERSIS Jabar di Garut

“Kita perlu fokus pada pemberdayaan UMKM dan komoditas prioritas yang menjadi perhatian pemerintah,” ujar Bupati.

Pemkab Garut Dorong UMKM Lebih Mudah Dapat Modal Lewat Penguatan Akses Keuangan

Ia juga menekankan pentingnya memperluas sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada masyarakat, mengingat bunga yang ditawarkan sangat terjangkau dan dapat menjawab kendala keterbatasan modal usaha.

“Bunganya sangat murah, dan kita harap informasi ini tersampaikan dengan baik kepada masyarakat agar tidak ada lagi alasan terkait sumber dana,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala OJK Perwakilan Jawa Barat, Darwisman, menilai Kabupaten Garut memiliki potensi ekonomi yang kuat, mulai dari kekayaan alam hingga sektor pariwisata serta berbagai produk unggulan. Ia mengapresiasi capaian penyaluran KUR Garut yang kini berada di peringkat ketiga tertinggi di Jawa Barat.

Namun demikian, Darwisman menyebut masih banyak pelaku UMKM yang belum tersentuh layanan perbankan. Karena itu, peningkatan literasi keuangan, termasuk literasi keuangan syariah, dinilai menjadi langkah strategis. Apalagi Garut memiliki lebih dari 1.477 pondok pesantren sebagai pusat edukasi yang potensial.

Baca Juga :  Monumen AS 202 Bravo Jadi Gerbang Dirgantara Garut dan Magnet Baru Wisata Edukatif

Selain literasi, penguatan inklusi keuangan disebut penting untuk mendukung perbaikan kualitas pembangunan daerah, mulai dari penurunan kemiskinan dan pengangguran hingga percepatan penanganan stunting serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Darwisman menegaskan bahwa momentum peluncuran POJK Nomor 19 Tahun 2025 akan dimaksimalkan untuk mendorong pembiayaan terhadap komoditas unggulan Garut seperti kopi, kentang, pisang, domba, sapi perah, sapi potong, hingga daging ayam melalui ekosistem keuangan yang lebih terintegrasi.

Terkait kesehatan kredit, Garut juga dinilai memiliki kinerja positif dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) sebesar 3,88 persen.

“Ini membuktikan bahwa masyarakat Garut sangat disiplin dalam memenuhi kewajiban kreditnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, karakter tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan perbankan dalam menyalurkan pembiayaan UMKM, yang pada akhirnya akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.(red)

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sagarut Disiapkan Jadi Super App, Pemkab Garut Perkuat Transparansi dan Layanan Publik
Bupati Garut Dorong Optimalisasi Peran Dinsos sebagai Garda Terdepan Pelayanan Sosial
Jalan Berkualitas, Tata Kelola Aset Diperkuat
Rakor May Day 2026, Bupati Garut Tekankan Dialog Terbuka dan Pengamanan Humanis
Pelantikan Kades PAW di Garut, Bupati Soroti Pentingnya Kolaborasi dan Inovasi Desa
Momentum Hari Otda ke-30, Bupati Garut Tekankan Penguatan PAD dan Kompetensi ASN
Ketua DPRD Garut bersama Anggota DPRD Jabar menghadiri Gebyar Pesona Budaya Garut 2026 Tuai Apresiasi, Dorong Pelestarian Seni dan Penguatan Ekonomi Lokal
Rotasi Jabatan di Pemkab Garut, Bupati Dorong Profesionalisme dan Transformasi Layanan Publik
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:53 WIB

Sagarut Disiapkan Jadi Super App, Pemkab Garut Perkuat Transparansi dan Layanan Publik

Rabu, 29 April 2026 - 15:57 WIB

Jalan Berkualitas, Tata Kelola Aset Diperkuat

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Rakor May Day 2026, Bupati Garut Tekankan Dialog Terbuka dan Pengamanan Humanis

Selasa, 28 April 2026 - 09:39 WIB

Pelantikan Kades PAW di Garut, Bupati Soroti Pentingnya Kolaborasi dan Inovasi Desa

Senin, 27 April 2026 - 15:55 WIB

Momentum Hari Otda ke-30, Bupati Garut Tekankan Penguatan PAD dan Kompetensi ASN

Berita Terbaru