Pemkab Garut dan Yayasan Puan Amal Hayati Perkuat Gerakan Stop Sunat Perempuan

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Advokasi Upaya Pencegahan Sunat Perempuan atau Praktek Pemotongan/Perlukaan Genitalia Perempuan (P2GP) di Kabupaten Garut, berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (22/11/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Upaya pencegahan praktik Sunat Perempuan atau Pemotongan/Perlukaan Genitalia Perempuan (P2GP) di Kabupaten Garut kembali digencarkan. Yayasan Puan Amal Hayati bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar kegiatan Advokasi Pencegahan P2GP di Ruang Rapat Wakil Bupati, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Sabtu (22/11/2025).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, menegaskan bahwa dari sisi medis, P2GP tidak memiliki manfaat apa pun dan justru berisiko menimbulkan dampak serius bagi kesehatan perempuan. Ia menyebut masih banyak masyarakat yang belum memahami bahaya praktik tersebut.

Baca Juga :  Bencana Rumah Ambruk di Selaawi, Warga Bergotong Royong Tangani Dampak

“Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang risiko P2GP. Secara medis tidak ada satu pun bagian dari genital perempuan yang perlu dipotong,” ujar dr. Leli.

Pemkab Garut dan Yayasan Puan Amal Hayati Perkuat Gerakan Stop Sunat Perempuan

Ia mengimbau masyarakat untuk mencari informasi yang benar terkait isu ini melalui fasilitas pelayanan kesehatan atau organisasi masyarakat Islam yang dapat memberikan penjelasan sesuai fakta medis dan regulasi.

“Silakan datang ke puskesmas, kami siap menjelaskan. Di layanan kesehatan pun tidak ada praktik khitan perempuan,” tambahnya.

Program Officer Yayasan Puan Amal Hayati, Iza Farhatin Ilmi, menyampaikan bahwa advokasi ini merupakan kegiatan ketiga yang difasilitasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). Fokus utama kegiatan ini adalah mengawal implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024.

Baca Juga :  Yudha Puja Turnawan Bersama Kepala Bidang Pendidikan Garut Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Kadungora

“Tujuannya untuk melihat komitmen pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan dalam mendukung penerapan PP Nomor 28 Tahun 2024,” terang Iza.

Hasil diskusi dan komitmen yang dihimpun akan dibawa ke tingkat pusat untuk kepentingan monitoring dan evaluasi. Iza juga menyoroti praktik P2GP yang dilakukan dengan cara-cara berbahaya di sejumlah daerah, seperti penggunaan bambu runcing, pisau, atau silet yang tidak higienis.

“Hal ini bisa mengakibatkan pendarahan dan kerusakan pada organ reproduksi perempuan yang memiliki fungsi vital,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat dari tingkat bawah hingga pemangku kebijakan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama—termasuk Buya Husein Muhammad yang turut hadir—dan organisasi masyarakat untuk menghentikan praktik P2GP secara berkelanjutan di Kabupaten Garut.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bermain Judol, Kesenangan Sesaat yang Bisa Berujung Masalah Serius
Maulid Nabi Jadi Momentum Polres Garut Tanamkan Nilai Akhlak dalam Pelayanan
Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan
Pemkab Garut Gandeng WFI Percepat Penanganan Rumah Tak Layak Huni
Swadaya Warga Giriawas Perbaiki Jalan Kabupaten, Demi Keselamatan Pelajar dan Kelancaran Aktivitas
Festival Baso Aci 2026 Perkuat Identitas Kuliner Garut Sekaligus Bangkitkan Ekonomi Lokal
Bobotoh Garut Tebar Manfaat, Ajang Celebration 2026 Perkuat Solidaritas dan Gerakkan Ekonomi UMKM
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:56 WIB

Bermain Judol, Kesenangan Sesaat yang Bisa Berujung Masalah Serius

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Maulid Nabi Jadi Momentum Polres Garut Tanamkan Nilai Akhlak dalam Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Garut Gandeng WFI Percepat Penanganan Rumah Tak Layak Huni

Berita Terbaru