Menyelami Keindahan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan: Permata Tersembunyi Jawa Barat

- Jurnalis

Senin, 5 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halaman  Wisata Gunung Papandayan, Kcamatan Cisurupan  Kabupaten Garut Jawa barat, Senin, (5/02/2024). ).

Halaman Wisata Gunung Papandayan, Kcamatan Cisurupan Kabupaten Garut Jawa barat, Senin, (5/02/2024). ).

GARUT BERKABAR, Cisurupan — Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, yang dikelola oleh PT Asri Indah Lestari (AIL), telah menjelma menjadi salah satu destinasi alam terbaik di Provinsi Jawa Barat. Berlokasi di Kabupaten Garut, Gunung Papandayan menawarkan pesona alam yang memikat, memanjakan para pengunjung dengan berbagai aktivitas dan pemandangan menakjubkan. Senin, (5/02/2024).

Keunikan Geografis Gunung Papandayan

Gunung Papandayan terletak di Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut Jawa Barat dan Kabupaten Bandung. Dengan ketinggian 2665 mdpl, Gunung Papandayan menawarkan panorama yang menakjubkan, mulai dari puncaknya yang menawan hingga kawah-kawahnya yang terus mengeluarkan gas belerang. Tipe Gunung Papandayan sebagai Strato Tipe A menambah daya tariknya dengan sejarah erupsi yang menarik, tercatat pada tahun 1772, 1923, 1942, dan 2002.

Pengelolaan dan Fungsi Taman Wisata Alam

PT AIL, sebagai pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, menjalin kerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk memaksimalkan potensi pariwisata dan melibatkan wisatawan dalam pengalaman alam bebas. Sesuai dengan Undang-Undang No.5 tahun 1990, taman wisata alam memiliki fungsi utama sebagai kawasan pelestarian alam yang dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi alam. Keberadaan taman ini juga berperan melindungi sistem penyangga kehidupan di sekitarnya serta menjadi sumber edukasi dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Baca Juga :  Jadwal Pelantikan Pejabat Publik di Tahun 2025: Aturan Tegas Perpres No. 8 Tahun 2024

Daya Tarik Obyek Wisata

Gunung Papandayan menawarkan beragam aktivitas wisata alam seperti trekking, camping, mountain bike downhill, dan berendam air panas. Salah satu pengalaman yang tak terlupakan adalah berjalan melintasi kawah gunung Papandayan, di mana wisatawan dapat mendengar suara dan mencium aroma belerang yang khas. Kawasan hutan mati dan keberadaan bunga Edelweiss juga menambah keeksotisan Gunung Papandayan.

Fasilitas dan Pelayanan

Pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, sejak diambil alih oleh PT AIL, terus melakukan perbaikan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Dari akses jalan, jalur trekking, hingga camping ground, semuanya mendapat perhatian khusus. Fasilitas toilet dan tempat istirahat tersedia di berbagai lokasi, sedangkan warung-warung di Camp David, pos 7, Ghober Hoet, dan Pondok Saladah memenuhi kebutuhan pengunjung.

Menikmati Panorama dari Menara Pandang

Selain itu, Gunung Papandayan menyediakan menara pandang di Camp David untuk para pengunjung yang ingin menikmati panorama alam dari ketinggian. Jasa pramuwisata atau guide juga tersedia untuk memandu wisatawan selama berkunjung. Tarif guide berkisar antara Rp.350.000 hingga Rp.500.000.

Baca Juga :  Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Garut Lindungi Buruh Tani Tembakau Melalui DBHCHT

Tiket Masuk dan Jalur Pendakian

Tarif tiket masuk Taman Wisata Alam Gunung Papandayan mengalami penyesuaian mengingat adanya peningkatan pelayanan dan perbaikan infrastruktur. Jalur pendakian yang disediakan sangat beragam, dan pengunjung disarankan untuk memahami rute resmi yang telah disiapkan oleh pihak pengelola.

Keberagaman Flora dan Fauna

Gunung Papandayan juga dikenal dengan keberagaman flora dan fauna. Suagi, Cantigi, Jamuju, dan Edelweis adalah beberapa flora yang dapat ditemukan di sepanjang jalur pendakian. Sementara itu, fauna seperti burung kutilang, elang Jawa, serangga, dan babi hutan menjadi daya tarik tersendiri.

Upaya Konservasi dan Keberlanjutan

Dalam upaya menjaga keseimbangan alam, pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan telah menanam 20 ribu bibit pohon untuk penghijauan. Selain itu, mereka mendorong pengunjung untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah dengan memberikan fasilitas berendam gratis di Kolam Therapi bagi yang membawa sampah sebanyak 1 kilogram.

Gunung Papandayan bukan hanya destinasi wisata alam biasa. Ini adalah tempat yang menyelami keindahan alam bebas sambil tetap menjaga keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem. Bagi para pencinta petualangan dan alam, Taman Wisata Alam Gunung Papandayan adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan di Jawa Barat. (DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Arus Pendek Listrik, Rumah Warga di Caringin Dilalap Api
Pengurus MUI Garut Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah Daerah
Hari Kedua Pencarian, Polsek Karangpawitan dan Tim SAR Intensifkan Penyisiran Sungai Cimanuk
Polsek Karangpawitan Bersama Tim SAR Sisir Sungai Cimanuk Cari Korban Diduga Hanyut
Wisata Garut Diserbu Pelancong Saat Nataru, Lebih dari 15 Ribu Pengunjung Tercatat di Hari Pertama 2026
Polsek Banjarwangi Lakukan Olah TKP Kebakaran Rumah Panggung di Kadongdong
Prof. Emil Salim Apresiasi Potensi Kreatif Priangan saat Kunjungi Garut
Relawan PMI Garut Sigap Atasi Krisis Air Bersih di Lokasi Bencana Aceh
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:53 WIB

Diduga Arus Pendek Listrik, Rumah Warga di Caringin Dilalap Api

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:51 WIB

Pengurus MUI Garut Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah Daerah

Selasa, 6 Januari 2026 - 23:14 WIB

Hari Kedua Pencarian, Polsek Karangpawitan dan Tim SAR Intensifkan Penyisiran Sungai Cimanuk

Senin, 5 Januari 2026 - 12:45 WIB

Polsek Karangpawitan Bersama Tim SAR Sisir Sungai Cimanuk Cari Korban Diduga Hanyut

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:09 WIB

Wisata Garut Diserbu Pelancong Saat Nataru, Lebih dari 15 Ribu Pengunjung Tercatat di Hari Pertama 2026

Berita Terbaru