KPU Garut Bahas Jadwal Kampanye Terbuka, Kedua Paslon Masih Bertahan di Tanggal yang Sama

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi terkait jadwal kampanye terbuka Pilkada Kabupaten Garut 2024, digelar di Aula Kantor KPU Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Rabu (13/11/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk membahas jadwal kampanye metode rapat umum dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut 2024. Rakor ini berlangsung pada Rabu (13/11/2024) di Aula Kantor KPU Garut, Jalan Suherman, Tarogong Kaler.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Garut, Asyim Burhani, dan dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Garut, Rikeu Rahayu, serta Kadiv Teknis Penyelenggaraan, Dedi Rosadi. Selain itu, hadir juga perwakilan Desk Pilkada Garut, Forkopimda, dan Liaison Officer (LO) dari kedua Pasangan Calon (Paslon).

Baca Juga :  Kabupaten Garut: Antusias Mengirim 2.003 Calon Jemaah Haji Tahun 2024

Menurut Asyim Burhani, diskusi dalam Rakor berlangsung cukup intens karena kedua Paslon tetap memilih tanggal yang sama, yakni 23 November 2024, untuk melaksanakan kampanye terbuka. Meskipun tidak ada larangan formal untuk hal tersebut, pertimbangan keamanan menjadi perhatian utama.

“Masing-masing Paslon memiliki basis massa yang besar dari berbagai wilayah. Jika mereka menggelar kampanye di hari yang sama, terlebih pada hari terakhir masa kampanye, dikhawatirkan akan terjadi potensi gesekan yang tidak diinginkan,” ujar Asyim.

Baca Juga :  Polres Garut Jaga Situasi Kondusif, Bagikan Air Minum Saat Unjuk Rasa

Asyim menambahkan bahwa jika kedua Paslon tetap kukuh dengan jadwal tersebut, penting bagi semua pihak untuk berkomitmen menjaga ketertiban dan keamanan. Keamanan kampanye, katanya, bukan hanya tanggung jawab aparat seperti kepolisian dan TNI, tetapi juga para Paslon beserta pendukungnya.

“Kami minta agar masing-masing Paslon memberikan arahan kepada pendukungnya untuk menjaga situasi tetap kondusif,” tegas Asyim.

Sebagai langkah antisipasi, KPU Garut masih membuka opsi perubahan jadwal bagi Paslon yang ingin menyesuaikan, dengan syarat pemberitahuan dilakukan paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan.

Hal ini harus disampaikan secara resmi kepada KPU dan pihak keamanan untuk memastikan kelancaran kampanye terbuka.(vik).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Garut Kawal Rencana Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet, Kemenkes Siapkan Dana di Atas Rp100 Miliar
Berangkat Sekolah, Bocah 12 Tahun Jadi Korban Curas di Leuwigoong, Polisi Buru Pelaku Lainnya
Wakil Ketua DPRD Garut Hadiri Hari Santri 2026, Sembilan Pesantren Terima Hibah Program Santri Hebat
DPRD Garut Bersama Pemkab dan TNI-Polri Perkuat Persiapan Operasional KDMP
Wabup Putri Karlina Ajak ASN dan Warga Garut Ubah Pola Pengelolaan Sampah dari Sumbernya
Perempuan 37 Tahun Tewas Tertemper KA Turangga di Kadungora, Polisi Lakukan Evakuasi
Kebakaran Dini Hari Landa Permukiman Dayeuhhandap Garut, Empat Rumah Terdampak
Yuda Puja Turnawan Dampingi Bupati Garut, Pembenahan TPA Pasir Bajing Jadi Perhatian
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Ketua DPRD Garut Kawal Rencana Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet, Kemenkes Siapkan Dana di Atas Rp100 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Berangkat Sekolah, Bocah 12 Tahun Jadi Korban Curas di Leuwigoong, Polisi Buru Pelaku Lainnya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Hadiri Hari Santri 2026, Sembilan Pesantren Terima Hibah Program Santri Hebat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:37 WIB

DPRD Garut Bersama Pemkab dan TNI-Polri Perkuat Persiapan Operasional KDMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Wabup Putri Karlina Ajak ASN dan Warga Garut Ubah Pola Pengelolaan Sampah dari Sumbernya

Berita Terbaru