Hujan Deras Picu Longsor di Karangtengah, Dinding Rumah Warga Jebol Dihantam Material Tebing

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras sebabkan tebing longsor di Kampung Bojongsari, Desa Cinta, Karangtengah. Dinding rumah warga jebol tertimpa material tanah, Polsek Sukawening Polres Garut langsung cek lokasi dan imbau warga waspada, Kamis malam (2/4/2026).

Hujan Deras Picu Longsor di Karangtengah, Dinding Rumah Warga Jebol Dihantam Material Tebing

GARUT BERKABAR, Karangtengah –  Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut mengakibatkan bencana tanah longsor di Kampung Bojongsari RT 05 RW 01, Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kamis malam (2/4/2026). Longsoran tebing di belakang rumah warga menyebabkan dinding bangunan jebol dan mengalami kerusakan cukup parah.

Menindaklanjuti laporan warga, jajaran Polsek Sukawening Polres Garut langsung bergerak melakukan pengecekan lokasi kejadian sekitar pukul 21.30 WIB, bersama unsur terkait.

Baca Juga :  Pemkab Garut Perpanjang Status Darurat, Utamakan Perbaikan Jembatan dan Akses Vital Warga

Kapolsek Sukawening AKP Budiman menjelaskan, longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang membuat kondisi tanah menjadi labil hingga akhirnya tebing di belakang rumah ambruk.

“Longsoran tanah tersebut menghantam rumah milik saudara Dedi Munawar (40) yang berprofesi sebagai petani. Material longsoran mengenai dinding rumah hingga bagian tengahnya jebol,” ungkap AKP Budiman.

Berdasarkan keterangan saksi Rodiah (50), saat peristiwa terjadi dirinya sedang berada di dalam rumah. Ia sempat mendengar suara gemuruh dari arah belakang sebelum akhirnya dinding rumah ambruk tertimpa tanah.

Baca Juga :  Pemkab Garut Dorong Ekonomi PKL dengan Gelar Lomba Belanja di Lokasi Relokasi Sementara

Akibat kejadian tersebut, dinding rumah mengalami kerusakan dengan ukuran sekitar 2 x 1 meter. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil mencapai Rp10 juta.

Kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri untuk memastikan keamanan warga serta melakukan pendataan dampak bencana.

Polsek Sukawening juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir. (**).

Penulis : IHSAN

Editor : Admin

Sumber Berita : Humas Polres Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Suara Anak Jadi Bagian Gerakan Lingkungan, DLH Garut Dorong Generasi Muda Berani Beraksi
KNPI Bersama Pemkab Garut Gotong Royong Tata Kebersihan Hutan Kota Kerkof
LIBAS dan DLH Garut Ajak Masyarakat Peduli Iklim Lewat Aksi Tanam Pohon di Kadungora
Ratusan Bibit Pohon Ditanam di Cikajang, Warga dan Relawan Perkuat Ketahanan Lingkungan
Hari Bumi 2026, Pemkab Garut Tanam 160 Pohon di Jalan Ibrahim Aji
Garut Berlakukan Tanggap Darurat, Penanganan Bencana Dipercepat Hingga Awal Mei
Hujan Deras Picu Banjir di Karangpawitan, Polisi dan Forkopimcam Bergerak Cepat Tangani Dampak
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Suara Anak Jadi Bagian Gerakan Lingkungan, DLH Garut Dorong Generasi Muda Berani Beraksi

Senin, 20 Juli 2026 - 08:18 WIB

KNPI Bersama Pemkab Garut Gotong Royong Tata Kebersihan Hutan Kota Kerkof

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:36 WIB

LIBAS dan DLH Garut Ajak Masyarakat Peduli Iklim Lewat Aksi Tanam Pohon di Kadungora

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:16 WIB

Ratusan Bibit Pohon Ditanam di Cikajang, Warga dan Relawan Perkuat Ketahanan Lingkungan

Berita Terbaru