Jembatan Ciwarunga Ambruk Dihantam Hujan, Jalur Pasirlangu–Tanjung Jaya Terputus Total

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diterjang Hujan Deras, Jembatan Ciwarunga Putus—Akses Antar Desa Lumpuh, Polisi & Tim Gabungan Bergerak Cepat, Kamis (9/4/2026).

Jembatan Ciwarunga Ambruk Dihantam Hujan, Jalur Pasirlangu–Tanjung Jaya Terputus Total

GARUT BERKABAR, Pakenjeng – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pakenjeng menyebabkan Jembatan Ciwarunga yang menghubungkan Desa Pasirlangu dan Desa Tanjung Jaya mengalami kerusakan parah hingga terputus, Kamis (9/4/2026). Akibatnya, akses utama antar desa lumpuh dan aktivitas warga terganggu.

Polres Garut bersama Polsek Pakenjeng bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian yang berada di Kampung Cirindu, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi jembatan serta dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Garut Kembangkan Kawasan Hutan Sebagai Sumber Ketahanan Pangan dan Wisata

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, Jembatan Ciwarunga diketahui memiliki panjang sekitar 14 meter, lebar 4 meter, serta kedalaman mencapai 4,6 meter. Kerusakan terjadi diduga akibat derasnya aliran air yang dipicu intensitas hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Kapolsek Pakenjeng IPTU H. Muslih Hidayat, S.H., hadir langsung bersama tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Garut, Tim SAR Brimob, Camat Pakenjeng, Kepala Desa Pasirlangu, serta perangkat wilayah setempat.

Baca Juga :  Bupati Syakur Dorong Penyuluh Jadi Penggerak Utama Ketahanan Pangan Garut

IPTU Muslih menyampaikan bahwa jembatan tersebut putus akibat derasnya hujan yang mengguyur wilayah Pakenjeng sehingga menyebabkan jalur penghubung antar desa tidak dapat dilalui. Kondisi ini berdampak langsung terhadap mobilitas warga dan akses perekonomian di sekitar lokasi.

Saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi untuk penanganan lanjutan, termasuk langkah-langkah darurat guna membantu masyarakat. Warga pun diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan dapat memicu bencana susulan.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Humas Polres Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suara Anak Jadi Bagian Gerakan Lingkungan, DLH Garut Dorong Generasi Muda Berani Beraksi
KNPI Bersama Pemkab Garut Gotong Royong Tata Kebersihan Hutan Kota Kerkof
LIBAS dan DLH Garut Ajak Masyarakat Peduli Iklim Lewat Aksi Tanam Pohon di Kadungora
Ratusan Bibit Pohon Ditanam di Cikajang, Warga dan Relawan Perkuat Ketahanan Lingkungan
Hari Bumi 2026, Pemkab Garut Tanam 160 Pohon di Jalan Ibrahim Aji
Garut Berlakukan Tanggap Darurat, Penanganan Bencana Dipercepat Hingga Awal Mei
Hujan Deras Picu Banjir di Karangpawitan, Polisi dan Forkopimcam Bergerak Cepat Tangani Dampak
Empat Longsor Sempat Lumpuhkan Jalur Banjarwangi–Singajaya, Polsek Banjarwangi Turun Tangan Bersama Tim Gabungan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Suara Anak Jadi Bagian Gerakan Lingkungan, DLH Garut Dorong Generasi Muda Berani Beraksi

Senin, 20 Juli 2026 - 08:18 WIB

KNPI Bersama Pemkab Garut Gotong Royong Tata Kebersihan Hutan Kota Kerkof

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:36 WIB

LIBAS dan DLH Garut Ajak Masyarakat Peduli Iklim Lewat Aksi Tanam Pohon di Kadungora

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:16 WIB

Ratusan Bibit Pohon Ditanam di Cikajang, Warga dan Relawan Perkuat Ketahanan Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 12:27 WIB

Hari Bumi 2026, Pemkab Garut Tanam 160 Pohon di Jalan Ibrahim Aji

Berita Terbaru