Mitigasi Longsor, RENTAN dan SSC Garut Lakukan Penanaman 5.000 Pohon di Sukaresmi

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Partisipasi penanganan bencana melalui aksi penanaman pohon dan bakti sosial sebagai tindak lanjut hasil mitigasi bencana di Kampung Cijaringao, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Senin (9/2/2026).

GARUT BERKABAR, Sukaresmi – Upaya mitigasi bencana pasca-longsor terus dilakukan di Kabupaten Garut. Organisasi Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana (RENTAN) Garut berkolaborasi dengan Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) menggelar aksi penanaman 5.000 pohon sekaligus bakti sosial di Kampung Cijaringao, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukaresmi, Senin (9/2/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil kajian mitigasi bencana atas peristiwa longsor yang terjadi sekitar dua bulan lalu. Selain fokus pada pemulihan dan penguatan lingkungan, aksi tersebut juga dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan gratis serta santunan sosial bagi masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Desa Cipancar Dipersiapkan Jadi Lokus P2WKSS 2024, Sekda Garut Tekankan Pentingnya Aksi Konkret

Sekretaris Kecamatan Sukaresmi, Agus Soleh, mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan oleh RENTAN Garut bersama SSC. Menurutnya, wilayah Desa Sukajaya memiliki kondisi geografis yang cukup rawan karena didominasi oleh kontur lahan miring dan lembah.

“Alhamdulillah, hari ini ada langkah pengamanan awal di wilayah ini. Kegiatannya dikolaborasikan dengan Dinas Kesehatan melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta pembagian sembako bagi anak yatim dan panti jompo. Ini program yang sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Agus Soleh.

Ketua RENTAN Garut, Agung, menyampaikan bahwa penanaman pohon menjadi fokus utama kegiatan sebagai langkah pencegahan longsor susulan. Sebanyak 5.000 bibit tanaman keras ditanam di titik-titik rawan longsor dengan dukungan dari BAPPEDAS Provinsi Jawa Barat dan PT PLN.

Baca Juga :  Perkuat Kesiapsiagaan Warga, Sosialisasi Mitigasi Bencana Digelar di Sukaresmi

“Jenis bibit yang ditanam di antaranya Ki Hujan atau Trembesi, Katapang Kencana, Mahoni, Manglid (Magnolia Champaca), serta alpukat. Tanaman ini dipilih karena memiliki akar kuat untuk menahan pergerakan tanah,” jelas Agung.

Senada dengan itu, Direktur Sekolah Sungai Cimanuk Garut, Mulyono Kadafi, menuturkan bahwa kegiatan penanaman ini merupakan rekomendasi dari hasil sosialisasi mitigasi bencana yang telah dilakukan sebelumnya.

“Lokasi longsor di Kampung Cijaringao membutuhkan vegetasi tanaman keras agar struktur tanah yang labil bisa terikat dengan baik, sehingga risiko longsor susulan dapat diminimalisir,” ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh warga Desa Sukajaya untuk turut menjaga dan merawat pohon-pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh optimal dan berfungsi sebagai benteng alami bagi lingkungan sekitar.(red).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Bumi 2026, Pemkab Garut Tanam 160 Pohon di Jalan Ibrahim Aji
Garut Berlakukan Tanggap Darurat, Penanganan Bencana Dipercepat Hingga Awal Mei
Hujan Deras Picu Banjir di Karangpawitan, Polisi dan Forkopimcam Bergerak Cepat Tangani Dampak
Empat Longsor Sempat Lumpuhkan Jalur Banjarwangi–Singajaya, Polsek Banjarwangi Turun Tangan Bersama Tim Gabungan
Jembatan Ciwarunga Ambruk Dihantam Hujan, Jalur Pasirlangu–Tanjung Jaya Terputus Total
Longsor Tutup Jalan Garut–Pameungpeuk, Polsek Banjarwangi Lakukan Pengecekan Lokasi
Hujan Deras Picu Longsor di Karangtengah, Dinding Rumah Warga Jebol Dihantam Material Tebing
SSC Peringati Hari Air Sedunia 2026, Dorong Pelajar Garut Peduli Air dan Lingkungan
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:27 WIB

Hari Bumi 2026, Pemkab Garut Tanam 160 Pohon di Jalan Ibrahim Aji

Senin, 20 April 2026 - 14:28 WIB

Garut Berlakukan Tanggap Darurat, Penanganan Bencana Dipercepat Hingga Awal Mei

Jumat, 17 April 2026 - 16:41 WIB

Hujan Deras Picu Banjir di Karangpawitan, Polisi dan Forkopimcam Bergerak Cepat Tangani Dampak

Minggu, 12 April 2026 - 20:21 WIB

Empat Longsor Sempat Lumpuhkan Jalur Banjarwangi–Singajaya, Polsek Banjarwangi Turun Tangan Bersama Tim Gabungan

Kamis, 9 April 2026 - 15:30 WIB

Jembatan Ciwarunga Ambruk Dihantam Hujan, Jalur Pasirlangu–Tanjung Jaya Terputus Total

Berita Terbaru