Garut Genjot Produksi Kentang Lewat Program UPLAND Seluas 480 Hektare

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, saat menyampaikan sosialisasi Program UPLAND kepada para petani di Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Selasa (22/4/2025). Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani kentang di Kabupaten Garut.

GARUT BERKABAR, CIKAJANG, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pertanian resmi menggelar sosialisasi Program The Development of Integrated Farming System in Upland Area (UPLAND) untuk komoditas kentang, Selasa (22/4/2025), di Kantor Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang. Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani di wilayah dataran tinggi.

Baca Juga :  Raih Dua Penghargaan Nasional, Kepala Diskop UKM Garut Dorong Inovasi dan Peningkatan Kualitas UKM

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, menjelaskan bahwa program UPLAND akan berlangsung selama dua tahun, mulai 2025 hingga 2026. Fokus utamanya adalah pengembangan budidaya kentang seluas 480 hektare.

“UPLAND bukan sekadar program budidaya, tetapi mencakup pemberdayaan petani melalui akses permodalan, bantuan sarana produksi, serta dukungan pembiayaan mikro. Kami juga dorong kemitraan agribisnis dari hulu ke hilir,” ujar Haeruman.

Dalam rangka menunjang keberhasilan program, pemerintah juga akan membangun infrastruktur pendukung seperti Jalan Usaha Tani sepanjang 11 kilometer dan 24 unit Irigasi Air Tanah Dalam.

Baca Juga :  Desa Wanajaya Optimalkan Persiapan dengan Inovasi Digital Hadapi Lomba PKK Jawa Barat

Lebih lanjut, Haeruman mengungkapkan harapannya agar program ini mampu mendorong Garut sebagai sentra utama produksi kentang di Jawa Barat. Salah satu target jangka panjangnya adalah membentuk Bank Tani sebagai lembaga pengelolaan usaha tani yang kolektif dan berkelanjutan.

“Kami yakin dengan kolaborasi semua pihak, petani kita bisa naik kelas, dan Garut bisa menjadi pemain utama dalam pasar kentang nasional,” tandasnya.(Red).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Sumber Berita : Diskominfo Kab. Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia
PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur
Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen
Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan
Distribusi Pupuk Subsidi di Garut Capai 50 Persen, Pemkab Dorong Petani Lengkapi Data RDKK
412 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Kompeten
Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:40 WIB

PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan

Berita Terbaru