Garut Belajar dari Kudus: Dorong Industri Tembakau sebagai Pilar Ekonomi Daerah

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung fasilitas Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) di Kudus, Jawa Tengah, dalam rangka studi banding pengembangan industri tembakau, Jumat (25/7/2025).

GARUT BERKABAR, KUDUS, Jawa Tengah – Pemerintah Kabupaten Garut mulai melirik potensi industri tembakau sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi lokal. Hal ini ditandai dengan kunjungan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, ke kawasan Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) di Jalan Lingkar Timur, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, pada Jumat (25/7/2025).

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari studi banding guna menggali pengalaman dan strategi sukses Pemerintah Kabupaten Kudus dalam membina serta mengembangkan sektor industri hasil tembakau.

Baca Juga :  Kadinkes Garut,Dr.Leli Yuliani : Penurunan Stunting Signifikan, Fokus Pada Pencegahan Kasus Baru

Bupati Abdusy Syakur mengungkapkan apresiasi atas sambutan yang hangat dari Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton, beserta jajaran, serta memuji keseriusan Kudus dalam mendukung industri tembakau, terutama bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).

“Garut memiliki potensi besar di sektor ini. Kami ingin melihat apa saja yang bisa kami terapkan di daerah kami, tentu dengan penyesuaian terhadap kondisi lokal,” ujar Bupati Syakur. Ia menegaskan bahwa upaya ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku industri tembakau di Garut.

Baca Juga :  Pj Bupati Garut Dorong Sinergi Kecamatan dan Desa dalam Kunjungan Kerja

Wakil Bupati Kudus menjelaskan bahwa keberadaan APHT merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pelaku IKM rokok. Kawasan ini menyediakan fasilitas lengkap untuk mendukung produksi legal, menyerap tenaga kerja, serta menekan peredaran rokok ilegal.

“Semoga Garut dapat mengembangkan kawasan serupa sebagai upaya membangun ekonomi berbasis kearifan lokal,” kata Bellinda.

Dengan semangat kolaboratif dan pembelajaran lintas daerah ini, Garut menatap peluang untuk mengembangkan industri tembakau yang lebih maju, inklusif, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.(red).

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga
Garut Jadi Rujukan Tabalong dalam Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
GEMAR Digelorakan di Garut, CFD Jadi Momentum Ajak Warga Lebih Aktif Bergerak
Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih
Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Garut Jadi Rujukan Tabalong dalam Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:39 WIB

GEMAR Digelorakan di Garut, CFD Jadi Momentum Ajak Warga Lebih Aktif Bergerak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Berita Terbaru

Pemerintahan

Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga

Senin, 24 Agu 2026 - 13:14 WIB