Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkab Garut Gandeng APRINDO Buka Akses ke Jaringan Retail Nasional

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Kurasi Produk UMKM/IKM Kabupaten Garut yang digelar di Mal Pelayanan Publik Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (18/12/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Upaya memperluas jangkauan pemasaran produk lokal terus diperkuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM), Pemkab Garut berkolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO) menggelar kegiatan Kurasi Produk UMKM/IKM Garut di Mal Pelayanan Publik Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (18/12/2025).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang menyampaikan sambutan secara daring, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan kerja Pemkab Garut ke Kementerian Perdagangan. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Perdagangan memberikan apresiasi terhadap langkah Garut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkab Garut Gandeng APRINDO Buka Akses ke Jaringan Retail Nasional

Menurutnya, besarnya jumlah penduduk Indonesia merupakan peluang pasar yang sangat potensial untuk dimanfaatkan oleh produk dalam negeri. Ia menekankan bahwa penguatan pasar domestik harus menjadi prioritas utama sebelum melangkah ke pasar global.

“Di sinilah peran APRINDO menjadi sangat strategis, dengan jaringan retail yang kuat dan tersebar luas di seluruh Indonesia, untuk membantu memperkenalkan produk-produk unggulan Garut,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Warga Cikajang Diciduk Sat Reskrim Polres Garut atas Kasus Pengrusakan Kebun Teh

Bupati Syakur juga menyampaikan apresiasi kepada APRINDO atas kesempatan yang diberikan kepada UMKM Garut untuk menembus retail modern. Ia berharap, ke depan APRINDO dapat terus memberikan pendampingan terkait standar kualitas, prosedur, hingga tampilan produk agar UMKM lokal mampu bersaing dan tumbuh bersama retail modern.

Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyoroti persoalan klasik yang dihadapi pelaku UMKM, yakni keterbatasan akses pasar. Ia menilai, tantangan terbesar dunia usaha bukan pada proses produksi, melainkan bagaimana produk bisa terserap pasar.

“Selama ini pendampingan UMKM sering berhenti di permodalan. Padahal, yang paling krusial adalah mempertemukan pelaku usaha dengan market yang siap membeli,” ungkapnya.

Melihat mayoritas UMKM Garut bergerak di sektor makanan dan minuman, Putri berharap kegiatan kurasi ini menjadi pintu masuk menuju pasar nasional. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan kapasitas produksi. Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemkab Garut tengah memikirkan skema collective brand sebagai solusi bagi UMKM skala kecil agar tetap dapat masuk ke jaringan retail modern.

Dari sisi APRINDO, Wakil Ketua Umum APRINDO Pusat, John Ferry, memberikan apresiasi terhadap kualitas produk dan pelaku UMKM Garut. Ia menilai, pelaku usaha di Garut sudah matang dan berpengalaman, khususnya di sektor makanan dan minuman yang memiliki pasar kuat di Indonesia.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur Jawa Barat Mengecek Stok Beras di Pasar untuk Berikan Jaminan Ketersediaan

“Kalau saya simpulkan, UMKM Garut ini sudah pemain lama. Produknya siap dan pelaku usahanya mampu mengikuti standar yang dibutuhkan retail modern,” jelasnya.

John Ferry menambahkan, APRINDO memiliki mandat dari Kementerian Perdagangan untuk melakukan kurasi produk UMKM agar dapat masuk ke jaringan retail modern. Dengan dukungan sekitar 90.000 gerai di seluruh Indonesia, peluang UMKM Garut untuk memperluas pasar dinilai sangat besar.

“Kami melihat ini sebagai anugerah. Retail modern membutuhkan UMKM, dan UMKM kita produknya luar biasa. Nantinya, konsumenlah yang akan menentukan,” tuturnya.

Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting bagi kebangkitan UMKM Garut menjelang akhir tahun. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah jaringan retail modern turut hadir, di antaranya Lotte Grosir, Asia Plaza, Yomart, Yogya, Indomaret, Aksesmu, Alfamart, Transmart, hingga Superindo.

“Sekitar 60 produk UMKM hari ini dikurasi. Target kami adalah meningkatkan jumlah dan volume produk Garut yang masuk ke retail modern, sehingga produktivitas UMKM bisa terus meningkat,” pungkas Ridwan. (red)

Penulis : IHSAN

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober
Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif
Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang
Optimalisasi Aset Olahraga, Dispora Garut Perkuat Kolaborasi Bersama LMAN
Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027
Wirahebat 2026 Catat Komitmen Investasi Rp20,7 Miliar, Pemkab Garut Perkuat Ekosistem Wirausaha
Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi Desa
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:59 WIB

Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif

Senin, 28 September 2026 - 15:19 WIB

Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat

Senin, 28 September 2026 - 15:10 WIB

Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 - 10:47 WIB

Optimalisasi Aset Olahraga, Dispora Garut Perkuat Kolaborasi Bersama LMAN

Berita Terbaru