Dai Milenial Jadi Garda Depan Edukasi Stunting di Garut

- Jurnalis

Jumat, 1 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Cipta dan Tanoto Foundation menyelenggarakan Lokakarya Implementasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Garut yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum’at (1/11/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Dalam upaya menurunkan angka stunting, Yayasan Cipta dan Tanoto Foundation menggelar lokakarya bertema “Implementasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam Percepatan Penurunan Stunting” pada Jumat (1/11/2024) di Ruang Rapat Wakil Bupati Garut. Kegiatan ini menekankan pentingnya peran dai milenial sebagai jembatan untuk menyebarluaskan edukasi stunting di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Ramadan Fest Pramudya 1446 H: Ajang Kolaborasi Pemuda Dorong SDM dan Ekonomi Desa

Menurut Wihdaturrahmah, Program Officer Yayasan Cipta, dai milenial yang dipilih melalui kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan bisa menyampaikan pesan dengan lebih efektif karena kedekatan mereka dengan masyarakat. “Tokoh agama ini punya pengaruh besar dan bisa menjadi agen perubahan yang kuat,” jelasnya.

Baca Juga :  DPR RI Pastikan Dapur MBG Garut Terapkan Prosedur Ketat Pasca Insiden Pangan

Para dai milenial, seperti Ustad Iman dan Budiman dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), akan berkolaborasi dengan TPPS Kabupaten Garut, menyisipkan edukasi stunting dalam kegiatan keagamaan sehari-hari.

Metode berbasis agama ini dianggap efektif, mengingat budaya religius masyarakat Garut.

Ustad Rudiman dari Desa Dano menambahkan, pendekatan ini menggunakan pesantren dan pengajian, yang diyakini lebih diterima oleh masyarakat.

Dengan dukungan TPPS dan Diskominfo, para dai juga memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan edukasi, mendukung tercapainya target “Garut Zero New Stunting.”(Akbar).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
RW 23 Griya Pamoyanan 3 Resmi Dilantik, Warga Kini Miliki Kepengurusan Definitif untuk Layanan Administrasi
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
Ketua DPRD Garut Dampingi Bupati Terima LHP BPK, Garut Pertahankan Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah
Monitoring MBG di Tarogong Kaler, Kecamatan Perkuat Pengawasan Demi Jaminan Kualitas Layanan Gizi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:34 WIB

RW 23 Griya Pamoyanan 3 Resmi Dilantik, Warga Kini Miliki Kepengurusan Definitif untuk Layanan Administrasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Berita Terbaru