Bupati Garut Tekankan Peran Sekolah dan Pengawas Atasi Penurunan APS SMP

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembinaan dan Arahan kepada Para Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah di Aula Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (10/10/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyoroti penurunan Angka Partisipasi Sekolah (APS) pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan mengajak para kepala sekolah serta pengawas untuk bergerak bersama mengatasi persoalan ini. Ia menyebut penurunan APS sebagai peringatan serius bagi dunia pendidikan di Kabupaten Garut.

Pernyataan tersebut disampaikan Syakur saat memberikan pembinaan dan arahan kepada kepala sekolah dan pengawas sekolah di Aula Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jumat (10/10/2025).

Menurut Syakur, kondisi APS di tingkat SMP menunjukkan tren penurunan, berbeda dengan jenjang SD yang masih stabil. Ia menegaskan perlunya upaya konkret agar tidak ada lagi anak-anak usia SMP yang berhenti sekolah.

Baca Juga :  Polsek Cihurip Tanggap Cepat Padamkan Kebakaran Rumah Warga, Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

> “Angka partisipasi SMP mulai turun, sementara SD masih bagus. Ini tantangan kita semua agar bisa pulih kembali sehingga tidak ada anak SMP yang putus sekolah,” ujar Syakur.

 

Ia menyebut dua faktor utama yang memicu penurunan partisipasi sekolah di jenjang SMP, yakni masalah ekonomi dan budaya masyarakat yang cenderung mendorong anak bekerja ketimbang melanjutkan pendidikan. Oleh karena itu, ia mendorong sinergi antara guru, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mempertahankan semangat belajar anak-anak.

Selain soal APS, Syakur juga memberikan perhatian serius terhadap isu kekerasan dan pelecehan di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan agar kepala sekolah dan pengawas lebih peka dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi kekerasan, termasuk pelecehan seksual.

Baca Juga :  Pemkab Garut Tegaskan Komitmen Hadapi Kekerasan Seksual Lewat Seminar Edukatif

“Pelecehan bisa muncul ketika ada posisi kuat dan lemah. Ini harus diantisipasi sedini mungkin oleh pihak sekolah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Syakur juga menyinggung keberadaan program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat sebagai salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, kualitas pendidikan di daerah sangat bergantung pada komitmen semua pihak, bukan hanya pemerintah.

“Sekolah Rakyat menjadi salah satu cara untuk menghadirkan pendidikan bermutu. Tapi di daerah, kualitas sangat dipengaruhi banyak faktor, sehingga kolaborasi menjadi kunci,” tutupnya.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:44 WIB

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Berita Terbaru