Bupati Garut Sampaikan LKPJ 2025, IPM Naik ke Kategori Tinggi dan Kemiskinan Jadi Perhatian Utama

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut Masa Sidang II Tahun Sidang 2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (30/3/2026).

Bupati Garut Sampaikan LKPJ 2025, IPM Naik ke Kategori Tinggi dan Kemiskinan Jadi Perhatian Utama

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut Masa Sidang II Tahun Sidang 2026, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (30/3/2026).

Rapat paripurna ini menjadi agenda strategis untuk mengevaluasi hasil pembangunan Kabupaten Garut selama tahun 2025. Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Garut, unsur Forkopimda, jajaran Asisten Daerah, Staf Ahli Bupati, serta perwakilan tokoh organisasi keagamaan, profesi, dan kepemudaan.

Dalam penyampaiannya, Bupati Garut menjelaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Garut tahun 2025 mengusung tema “Pemerataan Pembangunan dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Garut Hebat dan Berkelanjutan.”

Ia menegaskan, salah satu fokus penting dalam pelaksanaan program pemerintah daerah adalah memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Jabar dan Pj. Bupati Garut Tinjau Dampak Gempa

“Kami menerjemahkan kegiatan kami dalam bentuk kegiatan program yang terlihat pada nilai anggarannya. Sektor tata kelola pemerintahan yang baik dengan layanan yang inklusif sebesar 3,56 triliun yang terealisasi 3,39 triliun atau sebesar 95,19 persen. Hal ini mendapatkan evaluasi positif dari Wamendagri bahwa Garut dianggap memiliki keberpihakan yang cukup baik terkait mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik, bersih dan inovatif,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan capaian sejumlah indikator makro pembangunan daerah yang menunjukkan perkembangan cukup signifikan. Salah satunya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut yang berhasil meningkat hingga statusnya naik dari kategori “Sedang” menjadi “Tinggi.”

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut turut mengalami peningkatan sebesar 0,95 persen, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan dari 7,33 persen menjadi 6,54 persen, atau turun sekitar 0,4 persen dan melampaui target yang telah ditetapkan.

Adapun PDRB per kapita juga mengalami peningkatan lebih dari Rp2 juta, meskipun menurut Bupati, capaian tersebut masih perlu ditopang dengan langkah-langkah konkret untuk memperkuat angka dasar harga berlaku.

Baca Juga :  APBD Garut 2026 Turun Rp 436 Miliar, Sekda Dorong SKPD Fokus pada Layanan Publik

Pada aspek sosial, Bupati menyebutkan angka kemiskinan Kabupaten Garut menunjukkan penurunan sebesar 0,3 persen pada tahun 2025. Meski demikian, ia mengakui target yang ditetapkan sebelumnya dinilai terlalu optimistis sehingga perlu penyesuaian strategi yang lebih realistis dan terukur.

“Penurunan kemiskinan kita mencapai 0,3 persen di tahun 2025, secara persentase ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Indikator ini bisa menjadi sesuatu yang penting untuk melakukan perbandingan dengan tempat lain dan dibandingkan dengan waktu sebelumnya,” jelasnya.

Di akhir penyampaian, Bupati Garut berharap DPRD dapat mengkaji isi LKPJ secara komprehensif sehingga mampu melahirkan rekomendasi yang konstruktif demi peningkatan kualitas pemerintahan daerah.

“Kami memohon dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Garut. Masukan dari rekan-rekan legislatif akan menjadi bahan perbaikan kami dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan demi mempercepat kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Selanjutnya, dokumen LKPJ tersebut akan dibahas lebih lanjut melalui Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Garut sebelum DPRD mengeluarkan rekomendasi resmi atas kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Garut selama tahun anggaran 2025.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Luncurkan Balebat, Bantuan Khusus untuk Warga Miskin Ekstrem yang Belum Tersentuh Bansos
Momentum Harganas ke-33, Bupati Garut Serahkan SK Pensiun dan Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga
SAGARUT Hadir sebagai Super App Baru, Pemkab Garut Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
Bupati Garut Ajak Seluruh Elemen Bersatu Perangi Narkoba pada Peringatan HANI 2026
Pemkab Garut Perkuat Tata Kelola Aset Daerah, Resmikan Aplikasi AI MAKARTI untuk Tingkatkan Layanan Publik
Perbaiki Sistem Klaim Kesehatan, Pemkab Garut Ajak Faskes Tingkatkan Kepatuhan Administrasi
Dedi Mulyadi: Keindahan dan Ketertiban Daerah Jadi Magnet Utama Wisatawan
Gandeng LMAN, Pemkab Garut Matangkan Strategi Optimalisasi Aset Daerah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Garut Luncurkan Balebat, Bantuan Khusus untuk Warga Miskin Ekstrem yang Belum Tersentuh Bansos

Senin, 29 Juni 2026 - 16:54 WIB

Momentum Harganas ke-33, Bupati Garut Serahkan SK Pensiun dan Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga

Senin, 29 Juni 2026 - 11:59 WIB

SAGARUT Hadir sebagai Super App Baru, Pemkab Garut Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 - 10:52 WIB

Bupati Garut Ajak Seluruh Elemen Bersatu Perangi Narkoba pada Peringatan HANI 2026

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:45 WIB

Pemkab Garut Perkuat Tata Kelola Aset Daerah, Resmikan Aplikasi AI MAKARTI untuk Tingkatkan Layanan Publik

Berita Terbaru