Bazar Ramadan Petani Milenial Garut: Solusi Kesejahteraan dan Penanggulangan Inflasi

- Jurnalis

Kamis, 4 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, meninjau langsung pelaksanaan Bazar Ramadan Petani Milenial Garut, di pelataran  Kantor Distan Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (4/4/2024).

Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, meninjau langsung pelaksanaan Bazar Ramadan Petani Milenial Garut, di pelataran Kantor Distan Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (4/4/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pelaksanaan Bazar Ramadan oleh Petani Milenial Garut direspon positif oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana.

 

Bazar yang berlangsung di Pelataran Parkir Kantor Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 4 hingga 6 April 2024. pada Kamis (4/4/2024).

Bazar ini menampilkan ragam hasil pertanian dan perkebunan lokal, mulai dari beras, bawang merah, cabai, kentang, hingga labu cina.

 

 

Nurdin Yana, dalam wawancara pada, menyampaikan harapannya bahwa bazar ini akan memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat dengan menawarkan harga yang lebih terjangkau daripada harga pasaran.

“Sekalipun perbedaannya kecil, ini sangat berarti bagi masyarakat,” ujarnya, sambil menekankan pentingnya peran bazar dalam membantu masyarakat.

 

Ia juga mendorong agar panitia memperluas cakupan pembeli untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat dengan menyediakan bantuan bagi yang membutuhkan.

Baca Juga :  Upaya Kolaboratif Tekan Stunting : Monev TPPS Jawa Barat di Garut

 

Tidak hanya memberikan manfaat ekonomi langsung, Nurdin juga melihat bazar ini sebagai langkah dalam menekan tingkat inflasi.

 

 

Ia mengusulkan dokumentasi kegiatan ini disimpan dengan baik untuk dilaporkan dalam aplikasi tertentu guna memperkuat upaya penanganan inflasi.

“Manfaatnya tidak hanya dalam bentuk penghargaan, tetapi juga potensi untuk mendapatkan reward sebesar 10 Miliar,” tambahnya.

 

Sekretaris Distan Kabupaten Garut, Dyah Savitri, menjelaskan bahwa bazar ini adalah hasil inisiatif dari petani milenial Garut dengan dukungan penyuluh pertanian.

 

Selain menyediakan produk pertanian, bazar ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan berbagai komoditas pangan menjelang Idulfitri.

 

 

Dyah mengungkapkan bahwa tahun sebelumnya, kegiatan serupa telah berhasil mencapai nilai perputaran uang mencapai Rp35 juta rupiah per hari.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Bupati Garut: “Jaga Sungai dari Hulu hingga Hilir!”

 

Oleh karena itu, ia berharap bazar Ramadan tahun ini juga mencapai kesuksesan yang sama.

“Produk yang ditawarkan berasal dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut.

 

Namun, beberapa di antaranya sedang dalam proses panen, sehingga akan datang dalam waktu dekat,” jelasnya.

 

 

Ketua Pelaksana Acara, Trisna Gunawan, menambahkan bahwa kegiatan ini menunjukkan konsistensi dan eksistensi petani milenial di Kabupaten Garut.

 

 

Produk dari seluruh kecamatan hadir dalam bazar ini, menandakan kerja keras dan kolaborasi antar-generasi petani.

“Ada berbagai produk mulai dari gula di Cihurip hingga hasil pertanian dan hortikultura lainnya, menunjukkan kerjasama antara generasi muda dan senior dalam dunia pertanian,” ujarnya (HK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peletakan Batu Pertama KDMP Mekarjaya, Kadiskop UKM Garut Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Desa
Pastikan Sinkron dengan Program Pusat, Bupati Garut Cek Kesiapan Jalan di Wilayah Selatan
Global Game Jam 2026 Jadi Wadah Promosi Budaya Garut Berbasis Digital
Bupati Garut Lantik Puluhan Kepala Puskesmas, Dorong Akselerasi Layanan Kesehatan dan Disiplin ASN
Pelayanan Publik Pemkab Garut Dinilai Prima, Ombudsman RI Beri Opini Tanpa Maladministrasi
Imigrasi Hadir di Garut, Layanan Paspor hingga Pengawasan WNA Kini Lebih Dekat
Kemendagri Pilih Garut sebagai Tuan Rumah Nasionalisme Goes to School 2026
Pemkab Garut Perkuat Tata Kelola Penyiaran, LPPL dan Akses Informasi Jadi Sorotan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:12 WIB

Peletakan Batu Pertama KDMP Mekarjaya, Kadiskop UKM Garut Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Desa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:41 WIB

Pastikan Sinkron dengan Program Pusat, Bupati Garut Cek Kesiapan Jalan di Wilayah Selatan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:19 WIB

Global Game Jam 2026 Jadi Wadah Promosi Budaya Garut Berbasis Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:21 WIB

Bupati Garut Lantik Puluhan Kepala Puskesmas, Dorong Akselerasi Layanan Kesehatan dan Disiplin ASN

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:12 WIB

Pelayanan Publik Pemkab Garut Dinilai Prima, Ombudsman RI Beri Opini Tanpa Maladministrasi

Berita Terbaru