Petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi bayi laki-laki yang ditemukan di dalam sebuah tas di Gang Masjid Nurul Hidayah II, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Rabu (10/6/2026). Bayi dalam kondisi sehat dan kini mendapat perawatan di Puskesmas Pembangunan, sementara polisi masih menyelidiki identitas orang tua maupun pihak yang diduga menelantarkannya.
GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Warga Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, digemparkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di dalam sebuah tas di gang permukiman warga, Rabu (10/6/2026) pagi.
Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 09.14 WIB di Gang Masjid Nurul Hidayah II, Kampung Haurkuning, RT 05 RW 04. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Dedi Muhamad Nasihin saat hendak mengambil barang konveksi ke rumah rekannya.
Ketika melintas di lokasi, Dedi melihat sebuah tas berwarna cokelat tergeletak di pinggir gang. Rasa penasaran mendorongnya untuk memeriksa isi tas tersebut. Betapa terkejutnya ia saat mendapati seorang bayi laki-laki berada di dalamnya.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga sekitar, termasuk Ai Mulyati, sebelum akhirnya diteruskan kepada Ketua RT setempat, Sopi Syahrul. Bersama warga, bayi itu kemudian dibawa ke Puskesmas Pembangunan Tarogong Kidul untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kapolsek Tarogong Kidul, AKP Agus Kustanto, SH, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan tenaga kesehatan menunjukkan kondisi bayi dalam keadaan sehat. Tim medis juga melakukan penanganan terhadap sisa ari-ari yang masih menempel sebelum bayi mendapatkan perawatan lanjutan.
“Saat ini bayi berada di Ruang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Puskesmas Pembangunan dan terus mendapatkan pemantauan dari tenaga kesehatan,” ujar AKP Agus.
Pihak puskesmas telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Garut guna menentukan langkah penanganan berikutnya sesuai prosedur yang berlaku.
Sementara itu, jajaran Polsek Tarogong Kidul bersama Unit Identifikasi (INAFIS) Satreskrim Polres Garut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pihak yang diduga menelantarkan bayi tersebut.
Polres Garut juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi mengenai asal-usul maupun orang tua bayi tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.
Hingga kini, kasus penemuan bayi tersebut masih dalam penanganan dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat kepolisian.(**).
Penulis : Rizkq
Editor : Admin
Sumber Berita : Humas Polres Garut







