Sinergi Pemkab dan ATR/BPN Diperkuat, Ratusan Aset Garut Kantongi Sertifikat

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan koordinasi dan silaturahmi dengan jajaran ATR/BPN Kabupaten Garut di Jalan Suherman, Tarogong Kaler, Kamis (19/2/2026), guna mempercepat sertifikasi aset daerah dan desa.

Sinergi Pemkab dan ATR/BPN Diperkuat, Ratusan Aset Garut Kantongi Sertifikat

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus memperkuat kolaborasi dengan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Garut dalam rangka percepatan sertifikasi aset daerah dan desa. Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, ke Kantor ATR/BPN di Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Kamis (19/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Garut menyampaikan apresiasi atas dukungan ATR/BPN yang telah menerbitkan dan menyerahkan sebanyak 401 sertifikat tanah untuk aset milik pemerintah daerah. Sertifikasi ini menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian hukum atas berbagai aset publik.

Ia menuturkan, masih terdapat sejumlah aset yang perlu ditata kembali, khususnya yang tersebar di berbagai lokasi dengan riwayat kepemilikan yang memerlukan penelusuran lebih lanjut sebelum proses sertifikasi dilakukan.

Baca Juga :  Garut Genjot Produksi Kentang Lewat Program UPLAND Seluas 480 Hektare

“Masih ada beberapa aset yang perlu kita rapikan kembali. Tadi kami diskusikan juga terkait riwayatnya, karena ada tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh BPN sebelum sertifikasi diterbitkan,” ujarnya.

Tak hanya aset kabupaten, perhatian juga diarahkan pada aset milik pemerintah desa. Menurutnya, administrasi dan format pendataan aset desa masih perlu diperbaiki agar lebih tertib dan terstruktur.

“Desa memiliki tanggung jawab yang sama dalam pengelolaan aset. Kita melihat masih ada aset desa yang belum teradministrasikan dan terformatkan dengan baik, sehingga perlu segera diinventarisasi,” tambahnya.

Bupati menegaskan, proses sertifikasi terhadap aset yang belum terselesaikan akan terus dikoordinasikan secara intensif. Namun, ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian, terutama pada lahan yang telah lama ditempati atau diokupasi masyarakat.

Baca Juga :  Persiapan Pilkada 2024, Satpol PP Garut Adakan Jambore Satlinmas

“Semua membutuhkan waktu dan kehati-hatian. Ada beberapa lokasi yang sudah diokupasi masyarakat, sehingga penyelesaiannya juga harus dilakukan secara bijak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Garut, Eko Suharno, menjelaskan bahwa 401 sertifikat yang telah diserahkan merupakan bagian dari capaian target tahun 2025. Aset tersebut mencakup fasilitas pendidikan, fasilitas umum, hingga jalan.

“Yang 401 itu di antaranya untuk sekolah, fasilitas umum, jalan, dan lainnya. Untuk tahun 2026, datanya akan disesuaikan dengan usulan dari Pemda,” jelasnya.

Melalui penguatan sinergi ini, Pemkab Garut berharap seluruh aset daerah, baik di wilayah utara maupun selatan, dapat terdata dan tersertifikasi secara menyeluruh guna meminimalkan potensi sengketa lahan di masa mendatang.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:44 WIB

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Berita Terbaru