RSUD dr. Slamet Garut Tingkatkan Kualitas Layanan, Wabup Putri Karlina Tekankan Empati dalam Pelayanan

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, saat memberikan sambutan dalam pelatihan Service Excellence di Ruang Rapat UOBK RSUD dr. Slamet Garut, Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyoroti pentingnya sikap ramah dan empati dalam pelayanan kesehatan di RSUD dr. Slamet Garut. Ia menegaskan bahwa selain perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas interaksi dengan pasien juga harus menjadi prioritas.

“Merasakan dulu kalau aku menjadi dia, ingin diperlakukan seperti itu. Empati adalah hal yang harus kita punya agar bisa berkomunikasi dengan baik,” ujar Putri saat memberikan arahan dalam pelatihan Service Excellence di Ruang Rapat Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) RSUD dr. Slamet Garut, Kamis (13/3/2025).

Baca Juga :  Kreativitas dan Syiar dalam Perayaan HUT ke-25 Dharma Wanita Garut

Putri juga menggarisbawahi pentingnya service excellence sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan kesehatan. Menurutnya, pelayanan yang baik tak hanya berdampak pada kepuasan pasien, tetapi juga berkontribusi terhadap roda ekonomi daerah.

“Sekalipun pendapatan rumah sakit kembali ke institusi, keberadaan layanan kesehatan yang baik tetap menjadi bagian dari perputaran ekonomi Garut,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi langkah jajaran direksi RSUD dr. Slamet dalam mengadakan pelatihan ini. Namun, ia menegaskan bahwa pelatihan semacam ini harus diiringi dengan evaluasi berkelanjutan agar tidak hanya menjadi formalitas.

“Jangan sampai pelatihan ini hanya sebatas laporan kegiatan. Hari ini ikut, besok sudah lupa lagi,” tambahnya.

Ketersediaan Tempat Tidur Belum Memadai

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, menyoroti keterbatasan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut. Saat ini, Garut memiliki sembilan rumah sakit dengan total kapasitas tempat tidur (bed) sebanyak 2.200 unit, termasuk puskesmas dan klinik.

Baca Juga :  Anugerah Budaya 2025 Jadi Wujud Nyata Misi Garut Hebat, Kata Dedy Mulyadi

Namun, jumlah ini masih belum mencukupi kebutuhan ideal, yang seharusnya berada di kisaran 2.700-2.800 bed berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut.

“Kalau hanya menghitung tempat tidur rumah sakit saja, jumlahnya baru 910 unit. Walaupun digabung dengan puskesmas dan klinik menjadi 2.200, tetap belum ideal,” jelas dr. Leli.

Meski demikian, ia menilai RSUD dr. Slamet Garut terus menunjukkan kemajuan dari segi fasilitas maupun pelayanan. Ia berharap pelatihan Service Excellence ini dapat semakin meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan dalam melayani pasien dengan sikap ramah dan penuh empati.

“Seperti yang disampaikan Ibu Wakil Bupati, pelayanan yang baik bukan hanya soal keprofesionalan, tetapi juga bagaimana kita bersikap dan berperilaku terhadap pasien,” pungkasnya.(Red).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia
PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur
Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen
Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan
Distribusi Pupuk Subsidi di Garut Capai 50 Persen, Pemkab Dorong Petani Lengkapi Data RDKK
412 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Kompeten
Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi di Garut Capai 50 Persen, Pemkab Dorong Petani Lengkapi Data RDKK

Berita Terbaru