Bupati Garut Resmikan Kejurda Voli U-18 Jabar, Tekankan Sport Tourism dan Jaminan BPJS bagi Atlet

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejuraan Daerah (Kejurda) Voli U-18 Antar Klub se-Jawa Barat resmi digelar di GOR Cikuray, Komplek SOR RAA Adiwijaya, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (13/4/2026).

Bupati Garut Resmikan Kejurda Voli U-18 Jabar, Tekankan Sport Tourism dan Jaminan BPJS bagi Atlet

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli U-18 Antar Klub se-Jawa Barat resmi digelar di Kabupaten Garut. Ajang bergengsi tingkat provinsi ini dibuka langsung oleh Bupati Garut sekaligus Ketua PBVSI Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin, di GOR Cikuray, Komplek SOR RAA Adiwijaya, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (13/4/2026).

Kompetisi ini diikuti 56 klub dari 14 kabupaten/kota di Jawa Barat, menandakan tingginya minat serta antusiasme generasi muda dalam olahraga bola voli.

Dalam sambutannya, Syakur menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Garut sebagai tuan rumah. Ia menilai Kejurda ini bukan hanya wadah kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet muda menuju ajang yang lebih besar.

Syakur juga menyoroti pentingnya perlindungan keselamatan atlet, salah satunya melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, atlet perlu dipandang sebagai bagian dari pekerja yang harus mendapat jaminan sosial dalam menjalankan aktivitas olahraga.

Baca Juga :  Panen Jagung 150 Hektare di Mekarmukti, Bupati Garut Dorong Jadi Percontohan Ketahanan Pangan

“Kita berharap ini penting supaya ada jaminan keselamatan dan keamanan para pekerja kita. Atlet juga dianggap sebagai aktivitas yang bekerja, sehingga ketika ada musibah apapun akan dicover oleh BPJS sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syakur menegaskan Kejurda ini menjadi kesempatan emas bagi atlet Garut untuk menambah pengalaman bertanding, sekaligus mengasah kemampuan PBVSI Garut dalam penyelenggaraan event olahraga tingkat provinsi. Ia pun menargetkan ke depan Garut mampu menjadi tuan rumah event olahraga berskala nasional.

Selain berdampak pada prestasi olahraga, Syakur menilai kegiatan ini turut memberikan manfaat ekonomi melalui konsep sport tourism. Menurutnya, kehadiran peserta dan pendukung dari berbagai daerah akan mendorong pergerakan sektor pariwisata dan UMKM di Garut.

“Kita mengedepankan konsep sport tourism, dengan sport maka banyak yang datang ke Kabupaten Garut. Pariwisata adalah salah satu yang kita dukung untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Garut,” tambahnya.

Baca Juga :  Garut Implementasikan Modul SETARA di Ratusan Sekolah untuk Cegah Kekerasan dan Perundungan

Syakur juga berpesan agar seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas dan membawa nama baik klub masing-masing selama kompetisi berlangsung.

Sementara itu, Ketua Umum PBVSI Jawa Barat, Agus Djumaedi, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Garut dalam menyelenggarakan Kejurda. Ia menyebut turnamen ini merupakan agenda rutin tahunan sekaligus jalur seleksi menuju kompetisi tingkat nasional.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar, mendapatkan pelaksanaan yang baik, dan menghasilkan prestasi yang baik untuk bisa mewakili Jawa Barat di tingkat nasional,” ungkap Agus.

Ia berharap melalui Kejurda ini akan lahir klub-klub unggulan Jawa Barat yang mampu bersaing hingga babak final nasional, mengikuti jejak klub besar seperti Pasundan dan U2C yang telah lebih dulu menunjukkan prestasi.

Pembukaan Kejurda berlangsung meriah, ditandai dengan parade kontingen atlet dari berbagai daerah, sekaligus menjadi awal persaingan klub-klub terbaik Jawa Barat yang akan bertanding selama beberapa hari ke depan di Kabupaten Garut.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar
Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi
Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis
Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat
Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI
Garut Matangkan Transformasi RSUD dr. Slamet, Standar Smart Hospital Jadi Acuan Pengembangan
Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan
Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:43 WIB

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI

Berita Terbaru

Pemerintahan

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 - 11:43 WIB