Polres Garut Lakukan Pendampingan Pendataan

- Jurnalis

Sabtu, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR,Pasirwangi – Polres Garut kembali melanjutkan pembersihan puing puing paska gempa dan pendampingan pendataan dan penilaian kerusakan rumah untuk menentukan klasifikasi inventarisir rumah dampak gempa di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kabag Ops Polres Garut Kompol Maolana, mengatakan ada 6 Kecamatan yang terdampak, akan tetapi Kecamatan Pasirwangi terdampak paling parah. Sabtu (28/09/2024).

Lanjutnya, hasil dari pendataan dan penilaian kerusakan sebanyak 1.673 bangunan terdiri dari 1.629 rumah, 22 Masjid / Mushola dan 22 Sekolah.

Dari 1.629 Rumah tersebut terdiri dari Rusak Sangat Ringan 1.495, Rusak Ringan 94, Rusak Sedang 40 dan Rusak Berat tidak ada.”

Hari ini selain membersihkan puing puing bekas gempa, membersihkan rumah warga, memberikan pelayanan kesehatan, kami juga melanjutkan pendampingan pendataan.” Pungkas Maolana. (DK)
Baca Juga :  Sekda Garut Tinjau Distribusi Bantuan Beras Bapanas di Desa Cikelet
Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tipu Pengurusan BPKB, Warga Garut Laporkan Seorang Pria Berinisial ANM, ke Polres Garut
Ayi Suryana Bersama Forkopimda Hadiri Panen Raya Jagung dan Peresmian 168 SPPG Polri di Garut
FKRWG Garut Rayakan HUT Pertama, Aplikasi “Asdes” Siap Dorong Pelayanan Publik Digital
Polisi Gagalkan Peredaran Puluhan Paket Sabu di Garut, Satu Pengedar Diamankan
Respons Cepat Polisi, Korban Dugaan Penganiayaan Usai Konvoi Persib Dievakuasi ke Puskesmas
Ketua DPRD Garut Hadiri Launching SPPG Karangpawitan
Ketua DPRD Garut dan Forkopimda Melepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 22 KJT ke Tanah Suci
Isu Dugaan Perlakuan Tidak Tepat oleh Guru BK di SMKN 2 Garut Picu Sorotan Publik
Berita ini 10 kali dibaca