Peningkatan Kualitas Produk : Koperasi Kulit Artisan Indonesia Gelar Pelatihan Teknis

- Jurnalis

Sabtu, 8 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Teknis Bagi Anggota Koperasi Batch 2 yang berlangsung di Gedung Piazza Firenze, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (8/6/2024).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Koperasi Kulit Artisan Indonesia kembali mengadakan Pelatihan Peningkatan Teknis Bagi Anggota Koperasi Batch 2, yang dilaksanakan di Gedung Piazza Firenze, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Sabtu (8/6/2024).

Luna Avriantini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Poppy Dharsono dalam pengembangan industri kulit di daerah tersebut.

Luna menekankan bahwa Poppy Dharsono berperan penting dalam peningkatan kualitas produk sekaligus pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Garut.

“SDM yang baik adalah kunci dari produk berkualitas, dan kita berharap industri kulit Garut bisa go internasional,” ujar Luna.

Ia juga berharap agar industri kulit Garut semakin dikenal di tingkat nasional, sehingga dapat meningkatkan perekonomian lokal, terutama bagi pengusaha kecil.

Baca Juga :  Rudy Gunawan: 10 Tahun Transformasi Garut Menuju Kemajuan dan Prestasi

Luna menegaskan pentingnya kreativitas dalam ekonomi kreatif untuk mendukung pertumbuhan industri fashion kulit.

“Kreativitas sangat diperlukan agar industri fashion kulit dapat terus berkembang dan tidak kalah dengan kompetitor lainnya,” tambahnya.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para anggota koperasi, sehingga produk yang dihasilkan semakin berkualitas,” tambahnya.

“Kegiatan ini meningkatkan produk kulit dari Sukaregang dan mengharumkan nama Garut yang mulai dikenal banyak orang,” lanjutnya.

Wisnu Gunadi, Kepala Bidang Pengembangan SDM Perkoperasian, Kementerian Koperasi dan UKM RI, menyatakan pentingnya koperasi untuk mencegah persaingan tidak sehat antar pengrajin.

Menurutnya, koperasi bisa meningkatkan daya tawar di pasar.”Tanpa koperasi, industri kecil tidak akan memiliki daya tawar yang tinggi,” ujarnya.

Baca Juga :  FKPQ Kabupaten Garut Membuka Festival Pendidikan Al Qur'an Pertama di Kabupaten Garut

Wisnu juga menyoroti potensi pariwisata dan eco tourism di Garut yang memerlukan kolaborasi berbagai pihak untuk dimanfaatkan secara optimal.

“Dengan kehadiran dinas pariwisata dan dinas koperasi, kita berharap potensi Garut dapat diwujudkan,” tambahnya.

Ketua Koperasi Artisan Kulit Indonesia, Poppy Dharsono, berterima kasih kepada Kementerian Koperasi RI dan Pemerintah Kabupaten Garut atas dukungan mereka dalam peningkatan industri kulit yang telah berumur 100 tahun.

“Kami melihat perlu peningkatan skill, desain, dan kebutuhan lainnya agar diterima di pasar internasional,” ucapnya.

Sebagai pendiri Yayasan Poppy Dharsono, ia menekankan pentingnya koperasi dalam industri perkulitan untuk memajukan ekonomi bersama.

“Dengan koperasi artisan kulit Indonesia, kita bisa lebih bersatu dan bersemangat untuk memajukan ekonomi kita,” tutupnya.(DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Truk Pengangkut Material Bangunan Terguling di Jalur Menurun Pamulihan, Dua Orang Alami Luka Ringan
Jalur Bandung–Garut Kembali Lancar, Aparat dan Warga Sigap Singkirkan Pohon Tumbang
Viral Video Diklaim Harimau Menerkam Warga di Gunung Papandayan, Pengelola Tegaskan Informasi Hoaks
Boboko Didorong Jadi Agen Kepedulian Sosial, Wakil Ketua DPRD Garut Siap Berikan Dukungan
Truk Muatan Asbes Diduga Alami Rem Blong, Kemacetan di Jalur Garut–Bandung Viral di Media Sosial
Tanamkan Semangat Cinta Tanah Air, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Jadi Garda Bela Negara
Pengamanan Ketat Tasyakur Nelayan Santolo Berjalan Lancar, Satpolairud Pastikan Seluruh Rangkaian Acara Kondusif
Diduga Akibat Korsleting, Rumah Warga di Banjarwangi Ludes Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:43 WIB

Truk Pengangkut Material Bangunan Terguling di Jalur Menurun Pamulihan, Dua Orang Alami Luka Ringan

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Jalur Bandung–Garut Kembali Lancar, Aparat dan Warga Sigap Singkirkan Pohon Tumbang

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:27 WIB

Viral Video Diklaim Harimau Menerkam Warga di Gunung Papandayan, Pengelola Tegaskan Informasi Hoaks

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:13 WIB

Boboko Didorong Jadi Agen Kepedulian Sosial, Wakil Ketua DPRD Garut Siap Berikan Dukungan

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:07 WIB

Truk Muatan Asbes Diduga Alami Rem Blong, Kemacetan di Jalur Garut–Bandung Viral di Media Sosial

Berita Terbaru