Pelaksanaan kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Bung Karno dan Bulan Bung Karno 2026 sekaligus upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penderita thalassemia dan kebutuhan stok darah di Kabupaten Garut.
GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama mewarnai kegiatan donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Mari Peduli Terhadap Penderita Thalassemia” ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Bung Karno dan Bulan Bung Karno 2026. Aksi sosial tersebut terselenggara atas kolaborasi Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, bersama PMI Kabupaten Garut dan Puskesmas Kersamenak.
Menurut Yudha, donor darah merupakan salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta semangat gotong royong yang diwariskan Bung Karno.
Ia menuturkan bahwa peringatan 125 tahun kelahiran Bung Karno menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat solidaritas sosial. Salah satu caranya adalah dengan membantu memenuhi kebutuhan darah bagi penderita thalassemia maupun pasien yang memerlukan transfusi darah setelah menjalani tindakan medis.
“Donor darah bukan hanya kegiatan sosial, tetapi juga bentuk kepedulian nyata kepada mereka yang membutuhkan. Setiap kantong darah yang terkumpul dapat memberikan harapan bagi pasien yang tengah menjalani pengobatan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPRD Garut dan para mitra berharap stok darah di PMI Kabupaten Garut tetap terjaga sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Ketersediaan darah dinilai menjadi tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan dari berbagai kalangan.
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, panitia juga menyediakan sejumlah doorprize menarik. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong lebih banyak warga, terutama pendonor pemula, agar tergerak untuk ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Yudha menilai keterlibatan generasi muda, khususnya Gen Z, sangat penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan donor darah. Pasalnya, saat ini sebagian besar pendonor aktif masih didominasi kelompok usia yang lebih tua.
Melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah diharapkan semakin meningkat. Selain memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor, aksi sederhana tersebut juga menjadi sarana berbagi kehidupan dan memperkuat rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dengan semangat gotong royong dan kemanusiaan, kegiatan donor darah di DPRD Garut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi sesama.(**)
Penulis : Rizkq
Editor : Admin
Sumber Berita : Reforter (Ihsan)







