Pengangkatan ASN Paruh Waktu: Penyesuaian Kebijakan Berdasarkan Kemenpan RB 348

- Jurnalis

Senin, 6 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah daerah kini dihadapkan pada tantangan baru dalam implementasi kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Nomor 348, pemerintah daerah diwajibkan mengusulkan kembali pegawai yang belum lulus atau memperoleh peringkat terbaik pada gelombang pertama ke pemerintah pusat untuk dipertimbangkan sebagai ASN PPPK Paruh Waktu. Kebijakan ini dirancang untuk memastikan keberlanjutan proses rekrutmen ASN secara lebih inklusif.

Dalam aturan yang dirilis pada Senin (06/01/2025), pemerintah daerah diminta menyusun daftar calon ASN yang belum memenuhi kriteria kelulusan sebelumnya untuk diajukan kembali ke pemerintah pusat. Namun, langkah ini belum sepenuhnya mulus.

Menurut Ketua DPP PAGAR Kabupaten Garut, Makmul Abdul Fakih, terdapat sejumlah kendala, terutama terkait regulasi skema PPPK Paruh Waktu. Dasar hukum pengangkatan ASN, yaitu Peraturan Pemerintah (PP), belum diterbitkan sepenuhnya, termasuk PP Nomor 49 Tahun 2018 yang merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Baca Juga :  Pemkab Garut Dukung Bantuan Sosial untuk Penyandang Disabilitas dari GANNA dan EcoNex Ventures

Ketidakpastian Regulasi dan Implikasi Pengangkatan

Makmul menyoroti bahwa Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 belum memberikan kejelasan terkait proses rekrutmen dan pengangkatan ASN baru. Ketidakjelasan ini membuat pemerintah daerah perlu menunggu pedoman rinci agar kebijakan dapat diimplementasikan sesuai aturan.

Selain itu, ia juga membahas isu gaji ASN PPPK Paruh Waktu yang telah disepakati oleh PAGAR dan pemerintah. Gaji untuk pegawai dengan pendidikan Sarjana (S1) ditetapkan sekitar Rp1 juta per bulan, sementara pegawai lulusan SMA menerima sekitar Rp700 ribu per bulan. Meski angka tersebut disesuaikan dengan beban kerja dan anggaran, nominal ini masih memunculkan diskusi di kalangan publik.

Baca Juga :  Polsek Limbangan Polres Garut Tindak Pengguna Knalpot Tidak Sesuai Spesifik Teknis Hingga Ke Jalan Perkampungan

Dukungan Regulasi Diperlukan Segera
Meski sudah ada kesepakatan terkait penggajian, tantangan utama tetap berkisar pada ketidakpastian regulasi dan kompleksitas administrasi. Pemerintah pusat diharapkan segera menerbitkan peraturan pendukung sesuai Undang-Undang ASN terbaru, agar kebijakan pengangkatan ASN paruh waktu berjalan lancar.

Pemerintah daerah juga harus bersikap proaktif dalam menyusun daftar calon ASN yang sesuai kriteria prioritas. Langkah ini penting untuk memastikan kebijakan tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas. (Taufik)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Hanyut di Sungai Cikandang Pakenjeng
Viral di Medsos, Dua Pengemudi Mobil Dipanggil Satlantas Polres Garut
Perkuat Basis Data dan Evaluasi Program, Komisi IV DPRD Garut Rapat Kerja dengan DP2KBP3A
Polsek Leuwigoong Intensifkan Gatur Pagi, Kawal Aktivitas Pelajar dan Pengguna Jalan
Sinergi Polisi dan Tim Rescue, Pencarian Bocah Diduga Terbawa Arus Sungai Cimanuk Terus Dilakukan
Pelita Intan Muda Kukuhkan Pengurus Nasional dan Daerah 2026, Teguhkan Komitmen Pendidikan dan Aksi Sosial
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Pasirwangi, Aparat dan Relawan Bergerak Cepat Tangani Dampak
HJG ke-213 Jadi Momentum Napak Tilas, Ketua DPRD dan Bupati Garut Ziarahi Makam Mantan Bupati
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:00 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Hanyut di Sungai Cikandang Pakenjeng

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:22 WIB

Viral di Medsos, Dua Pengemudi Mobil Dipanggil Satlantas Polres Garut

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:03 WIB

Perkuat Basis Data dan Evaluasi Program, Komisi IV DPRD Garut Rapat Kerja dengan DP2KBP3A

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:35 WIB

Polsek Leuwigoong Intensifkan Gatur Pagi, Kawal Aktivitas Pelajar dan Pengguna Jalan

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:44 WIB

Sinergi Polisi dan Tim Rescue, Pencarian Bocah Diduga Terbawa Arus Sungai Cimanuk Terus Dilakukan

Berita Terbaru