Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Pasirwangi, Aparat dan Relawan Bergerak Cepat Tangani Dampak

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Pasirwangi – Bencana hidrometeorologi yang melanda Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Minggu (15/2/2026), langsung mendapat penanganan cepat dari jajaran Polsek Pasirwangi bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan relawan kebencanaan.

Kapolsek Pasirwangi Iptu Wahyono Aji memimpin langsung kegiatan penanganan di lapangan. Fokus utama adalah mengevakuasi material kayu berukuran besar yang menyumbat aliran sungai serta membersihkan longsoran tanah yang menutup akses jalan umum di sejumlah titik terdampak.

Penanganan dilakukan secara terpadu melibatkan TNI, Satpol PP, Tagana, Damkar, BBWS, BPBD Kabupaten Garut, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Di wilayah Desa Padamukti, tepatnya Kampung Cigarukgak, arus sungai membawa material kayu besar yang tersangkut di jembatan Sungai Cigarukgak. Sumbatan tersebut menyebabkan air meluap hingga merendam permukiman warga. Petugas bersama masyarakat segera melakukan pemotongan kayu menggunakan gergaji mesin dan mengangkat potongan kayu ke daratan secara gotong royong untuk memperlancar aliran sungai.

Baca Juga :  PDIP dan Syakur Putri Gelar Nobar Berhadiah di Agusta Tarkal untuk Dukung Sepak Bola Nasional Bersama Masyarakat Garut

Sementara di Desa Sarimukti, tepatnya Kampung Citorondol, terjadi dua titik longsor. Longsor pertama setinggi sekitar 10 meter dan lebar 5 meter berada dekat permukiman, mengancam dua rumah warga dengan jarak kurang lebih 5 meter dari titik longsoran. Longsor kedua setinggi 7 meter dan lebar 4 meter terjadi di lokasi yang relatif jauh dari rumah warga, namun menutup akses jalan desa.

Baca Juga :  Polsek Banjarwangi Giat Razia Knalpot Brong di Wilayah Hukumnya

Petugas gabungan bersama aparat desa dan masyarakat melakukan pembersihan material tanah secara manual. Pada titik tertentu yang memungkinkan, digunakan alat berat jenis loader untuk mempercepat proses penanganan. Warga yang rumahnya berpotensi terdampak juga telah diimbau untuk sementara waktu mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Secara keseluruhan, proses evakuasi dan pembersihan berjalan aman dan kondusif. Jajaran Polres Garut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Humas Polres Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hijaukan Neglasari di HPSN 2026, Camat Bayongbong Ajak Warga Peduli Sampah dan Lingkungan
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Hanyut di Sungai Cikandang Pakenjeng
Viral di Medsos, Dua Pengemudi Mobil Dipanggil Satlantas Polres Garut
Perkuat Basis Data dan Evaluasi Program, Komisi IV DPRD Garut Rapat Kerja dengan DP2KBP3A
Polsek Leuwigoong Intensifkan Gatur Pagi, Kawal Aktivitas Pelajar dan Pengguna Jalan
Sinergi Polisi dan Tim Rescue, Pencarian Bocah Diduga Terbawa Arus Sungai Cimanuk Terus Dilakukan
Pelita Intan Muda Kukuhkan Pengurus Nasional dan Daerah 2026, Teguhkan Komitmen Pendidikan dan Aksi Sosial
Longsor di Sukaresmi Tutup Jalur Cintadamai–Sukajaya, Aparat dan Warga Sigap Lakukan Evakuasi
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:04 WIB

Hijaukan Neglasari di HPSN 2026, Camat Bayongbong Ajak Warga Peduli Sampah dan Lingkungan

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:00 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Hanyut di Sungai Cikandang Pakenjeng

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:22 WIB

Viral di Medsos, Dua Pengemudi Mobil Dipanggil Satlantas Polres Garut

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:03 WIB

Perkuat Basis Data dan Evaluasi Program, Komisi IV DPRD Garut Rapat Kerja dengan DP2KBP3A

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:35 WIB

Polsek Leuwigoong Intensifkan Gatur Pagi, Kawal Aktivitas Pelajar dan Pengguna Jalan

Berita Terbaru