Pemkab Garut Upayakan Solusi bagi Pekerja PT. Danby yang Terdampak

- Jurnalis

Sabtu, 22 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, drg. Hj. L. Putri Karlina, memimpin audiensi bersama perwakilan Disnakertrans, BPJS Ketenagakerjaan, dan serikat buruh untuk membahas permasalahan ketenagakerjaan di PT. Danby. Pertemuan ini berlangsung di Aula Bakorwil, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Jumat (21/2/2025). Pemerintah daerah berkomitmen mencari solusi terbaik bagi pekerja yang terdampak.

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Wakil Bupati Garut, drg. Hj. L. Putri Karlina, melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan PT. Danby di Aula Cimanuk Eks. Bakorwil, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Jumat (21/2/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Muksin, serta jajaran terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati membahas permasalahan tenaga kerja yang terdampak akibat kebijakan perumahan karyawan. Ia menegaskan pentingnya peran serikat buruh dalam menghadapi situasi ini dan mencari solusi terbaik bagi para pekerja.

Baca Juga :  Menhub Budi Karya Sumadi Memberikan Penghargaan untuk Kebersihan dan Layanan Prima di Terminal Guntur Garut

“Kami saat ini tengah mengidentifikasi permasalahan dan telah berkoordinasi dengan Disnakertrans serta BPJS Kabupaten Garut untuk mencari jalan keluar yang optimal,” ujar Putri Karlina.

Ia berharap agar semua pihak dapat bekerja sama untuk menemukan solusi sebelum Lebaran, sehingga para pekerja memiliki kepastian mengenai status mereka. Selain itu, pemerintah daerah akan berupaya mengadakan pertemuan dengan pihak kurator guna memperjelas hak para pegawai.

“Hak-hak pekerja, terutama dalam kasus PHK, harus dipastikan agar mereka bisa segera menerima apa yang menjadi hak mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan pentingnya pemantauan kondisi perusahaan untuk mencegah kasus serupa di masa depan.

“Pemerintah harus mampu mendeteksi kondisi perusahaan lebih awal agar mitigasi dapat dilakukan sebelum pekerja kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba,” tegasnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Garut Ajak ASN Tingkatkan Integritas dalam Apel Perdana Tahun 2025

Kepala Disnakertrans Kabupaten Garut, Muksin, menyampaikan bahwa pihaknya akan menghadirkan kurator PT. Danby untuk memberikan kejelasan terkait hak karyawan, termasuk status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami ingin memastikan ada kejelasan agar langkah-langkah selanjutnya bisa diambil dengan tepat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan perlunya setiap serikat buruh melakukan profiling anggotanya untuk menyiapkan skema kebijakan jika terjadi kondisi yang tidak diinginkan. Hal ini akan menjadi dasar bagi Bupati dan Wakil Bupati Garut dalam menentukan langkah ke depan.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Garut, Supriatna, menjelaskan bahwa BPJS memiliki mekanisme perlindungan bagi pekerja yang terdampak, termasuk jaminan kehilangan pekerjaan. Namun, status kepesertaan pekerja harus tetap aktif agar mereka dapat menerima manfaatnya.

BPJS Ketenagakerjaan juga akan membantu pekerja yang terkena PHK dengan memberikan bantuan finansial selama enam bulan sebesar 60% dari gaji terakhir mereka serta mendukung pencarian kerja.

Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD, Komisi IV DPRD, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, perwakilan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Jabar, KASBI Garut, serta pekerja PT. Danby.(Rsm).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Senin, 8 Juni 2026 - 14:44 WIB

Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat

Berita Terbaru