Pemkab Garut Teliti Dampak Pasca Gempa M 6,2: Potensi Kerugian Rp5,8 Miliar

- Jurnalis

Selasa, 30 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana Pergerakan Tanah, Longsor, dan Gempa Bumi, yang dilaksanakan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten, Senin (29/4/2024).

Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana Pergerakan Tanah, Longsor, dan Gempa Bumi, yang dilaksanakan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten, Senin (29/4/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus melakukan evaluasi terhadap kerugian akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 yang terjadi beberapa hari lalu.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, menyebutkan bahwa diperkirakan kerugian yang diakibatkan oleh gempa tersebut mencapai sekitar Rp5,8 miliar, namun angka ini masih terus dalam proses pengkajian lebih lanjut.

“Dampak yang signifikan akibat gempa ini terdiri dari dua aspek utama, yaitu kerusakan barang-barang masyarakat dan kerugian atas aset daerah.

 

 

Kerusakan merujuk pada hilangnya barang-barang masyarakat, sementara kerugian mengacu pada kehilangan aset daerah,” jelas Sekda Garut dalam wawancara usai Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana Pergerakan Tanah, Longsor, dan Gempa Bumi di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Senin (29/4/2024).

Baca Juga :  Pelayanan Kesehatan di Garut Tetap Siaga Selama Libur Idul Fitri 2025

 

Menurut Sekda, tidak hanya barang-barang masyarakat yang mengalami kerusakan, tetapi juga terdapat aset daerah yang hilang akibat bencana ini.

 

 

Data sementara menunjukkan bahwa 245 unit rumah rusak, 18 fasilitas umum terdampak, dan 6 orang mengalami luka-luka akibat gempa.

 

Untuk memulihkan situasi, Pemkab Garut akan menggeser alokasi anggaran.

 

Langkah pemulihan ini akan didasarkan pada data verifikasi kerusakan rumah dan fasilitas umum yang dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Pemkab Garut Perkuat Literasi Bahasa Lewat Kerja Sama dengan Badan Bahasa Kemendikdasmen

 

Pemerintah Kabupaten Garut berencana mengalokasikan dana stimulan untuk memperbaiki kerusakan. Bantuan akan diberikan berdasarkan tingkat kerusakan rumah, diatur melalui keputusan bupati.

 

 

Proses penanganan pasca-bencana akan didasarkan pada data valid dari dinas terkait.

 

Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) bertanggung jawab atas verifikasi kerusakan yang dilakukan.

 

Nurdin menegaskan bahwa kebijakan lanjutan akan ditetapkan berdasarkan data terakhir yang dihimpun.

 

Harapannya, kebijakan tersebut dapat memberikan solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.(DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persis Garut Perkuat Peran Sosial, Bupati Syakur Dorong Kolaborasi Perluasan Jaminan Kesehatan
Polisi Ungkap Laporan Begal di Cilopang Ternyata Rekayasa, Luka dan Barang Hilang Dibuat-buat
Dugaan Jual Obat Keras di Malangbong Terungkap, Polisi Amankan 222 Butir
Sekolah Aman Jadi Fokus, 167 Siswa SMPN 5 Tarogong Kidul Dapat Edukasi Kamtibmas
SMPN 1 Leles Tampil Gemilang, Sabet Gelar Juara LCC SMP Kabupaten Garut 2026
Pelayanan Publik Terpadu Sambangi Bungbulang, Ekonomi Kreatif Lokal Ikut Didorong
Pemkab Garut Siapkan Tim Pemulihan bagi 10 Penyintas Kapal Virgo 8
Garut Dorong Pengembangan Perhutanan Sosial melalui Tujuh Program Terpadu
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 09:31 WIB

Persis Garut Perkuat Peran Sosial, Bupati Syakur Dorong Kolaborasi Perluasan Jaminan Kesehatan

Minggu, 20 September 2026 - 09:17 WIB

Polisi Ungkap Laporan Begal di Cilopang Ternyata Rekayasa, Luka dan Barang Hilang Dibuat-buat

Sabtu, 19 September 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Jual Obat Keras di Malangbong Terungkap, Polisi Amankan 222 Butir

Jumat, 18 September 2026 - 11:58 WIB

Sekolah Aman Jadi Fokus, 167 Siswa SMPN 5 Tarogong Kidul Dapat Edukasi Kamtibmas

Jumat, 18 September 2026 - 09:07 WIB

SMPN 1 Leles Tampil Gemilang, Sabet Gelar Juara LCC SMP Kabupaten Garut 2026

Berita Terbaru