Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama Global dengan IPB dan AIC untuk Kembangkan Industri Kulit

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan kerja delegasi IPB University dan Direktur Australia-Indonesia Centre (AIC) di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (5/3/2026). Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi pengembangan industri kulit Garut agar mampu bersaing di pasar global.

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut membuka peluang kolaborasi internasional guna memperkuat sektor industri kulit sebagai salah satu produk unggulan daerah. Langkah tersebut ditandai dengan pertemuan antara Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dengan delegasi IPB University serta Direktur Australia-Indonesia Centre (AIC) di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kamis (5/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, berbagai gagasan strategis dibahas untuk mendorong pengembangan industri kulit Garut agar lebih kompetitif dan mampu menembus pasar internasional.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyambut baik kedatangan para akademisi dan mitra internasional tersebut. Ia menyampaikan bahwa AIC merupakan lembaga kolaborasi yang menaungi sejumlah universitas ternama, termasuk IPB, yang kini tertarik untuk mengembangkan potensi industri di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Fokus pada Kepuasan Publik, Sekda Garut Dorong Akselerasi Transformasi Digital Pelayanan

Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama Global dengan IPB dan AIC untuk Kembangkan Industri Kulit

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mitra global diharapkan dapat memberikan solusi nyata bagi penguatan industri kulit sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berdiskusi mengenai pengembangan sektor industri di Kabupaten Garut, khususnya industri kulit. Saya optimistis kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Garut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV IPB University Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama, dan Alumni, Iskandar Z. Siregar, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan membahas rencana pengembangan bertajuk Integrated Industrial Development.

Ia menuturkan, tim dari IPB akan melakukan identifikasi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi industri kulit saat ini. Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan konsep penguatan sektor industri dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Sebagai langkah lanjutan, IPB bersama AIC berencana menggelar kick-off meeting dalam bentuk workshop yang akan melibatkan berbagai pihak terkait untuk merancang strategi pengembangan industri kulit Garut secara komprehensif.

Baca Juga :  Bupati Garut Ajak ASN Maksimalkan Kinerja di Pengujung 2025 pada Peringatan HUT KORPRI ke-54

Direktur Australia-Indonesia Centre (AIC), Kevin Evans, mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi agrobisnis di Garut, termasuk kualitas kulit yang telah dikenal sejak lama.

Ia menilai kolaborasi antara AIC dan IPB menjadi peluang besar untuk menghidupkan kembali kejayaan industri kulit Garut melalui dukungan teknologi, jaringan pemasok, hingga akses pasar global.

“Kami melihat peluang besar untuk memperkuat sektor industri kulit agar mampu menjangkau pasar internasional, dengan memanfaatkan jaringan dan teknologi yang dimiliki AIC,” kata Kevin Evans.

Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University, Heti Mulyati, berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional, dapat memperkuat daya saing industri kulit Garut.

Ia optimistis kolaborasi tersebut mampu menghasilkan produk kulit berkualitas tinggi yang tidak hanya mampu bersaing di pasar global, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Garut.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Senin, 8 Juni 2026 - 14:44 WIB

Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat

Berita Terbaru