Pemkab Garut dan DJSN Bahas Pemulihan Kepesertaan PBI-JK yang Dinonaktifkan

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut menerima kunjungan kerja Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) di Ruang Rapat Pamengkang, Pendopo Kabupaten Garut, Rabu (10/9/2025).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) menggelar pertemuan di Ruang Rapat Pamengkang, Pendopo Kabupaten Garut, Rabu (10/9/2025). Agenda ini fokus pada upaya pemulihan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang sempat terhenti akibat kebijakan Kementerian Sosial (Kemensos).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menuturkan bahwa koordinasi ini penting untuk memberikan solusi cepat bagi masyarakat yang haknya sempat terhenti.

Baca Juga :  Garut Dukung Pemecahan Rekor MURI ASN Pakai Sarung Tenun

“Alhamdulillah, hasil diskusi dengan DJSN menghasilkan solusi. Dalam waktu dekat beberapa warga yang sempat terhapus dari daftar akan kembali aktif dan memperoleh jaminan kesehatan,” ucapnya.

Ia juga menegaskan, Pemkab Garut akan melakukan recovery data secara menyeluruh agar kepesertaan warga yang berhak bisa segera dipulihkan. Menurutnya, pelayanan kesehatan adalah hak dasar yang tidak boleh tertunda.

Sementara itu, Ketua Komisi Pengawasan, Monitoring, dan Evaluasi (PME) DJSN, Muttaqien, menekankan perlunya mekanisme reaktivasi yang cepat, terutama bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan mendesak.

Baca Juga :  Pemkab Garut Gelar Rapat Pemutakhiran Data untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

“Hari ini kita sudah sepakati bersama dengan Bupati dan stakeholder, targetnya 23 September 2025 mekanisme ini bisa dijalankan. Harapannya peserta JKN dari PBI dapat kembali aktif dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Dari hasil evaluasi, terdapat potensi 4.920 warga Garut yang masuk kategori membutuhkan reaktivasi kepesertaan PBI-JK. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu memastikan akses kesehatan tetap terjamin bagi seluruh masyarakat. (red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah
Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan
Bupati Garut Dorong Pembenahan TPA Pasir Bajing, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah
Hadapi Berbagai Musibah, Pemkab Garut Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Introspeksi Diri
Rakornas Dewan Pendidikan se-Indonesia Digelar di Garut, Wamendikdasmen Soroti Mutu dan Partisipasi Publik
Pemkab Garut Benahi TPA Pasir Bajing, Pemadaman Kebakaran Jadi Prioritas
Tokoh Lintas Agama di Garut Satukan Komitmen, Isu SARA dan Politik Identitas Jadi Sorotan
Tinjau TPA Pasir Bajing, Bupati Garut Pastikan Warga Terdampak Asap Mendapat Penanganan Medis
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Bupati Garut Dorong Pembenahan TPA Pasir Bajing, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Hadapi Berbagai Musibah, Pemkab Garut Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Introspeksi Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Rakornas Dewan Pendidikan se-Indonesia Digelar di Garut, Wamendikdasmen Soroti Mutu dan Partisipasi Publik

Berita Terbaru