Musrenbang Pemuda 2027 Digelar, Bupati Garut Tekankan Pentingnya IPP dan Peningkatan Rata-Rata Lama Sekolah

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemuda Tahun 2027 di Gedung Pemuda, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (14/2/2026).

Musrenbang Pemuda 2027 Digelar, Bupati Garut Tekankan Pentingnya IPP dan Peningkatan Rata-Rata Lama Sekolah

 

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemuda Tahun 2027 yang digelar di Gedung Pemuda, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (14/2/2026). Forum ini menjadi ruang strategis bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan dalam penyusunan arah pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Syakur menegaskan bahwa pembangunan harus diukur dengan pendekatan berbasis data dan indikator yang jelas. Salah satu tolok ukur yang ia soroti adalah Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) sebagai instrumen evaluasi keberhasilan program kepemudaan.

Menurutnya, meski IPP tidak mampu menggambarkan seluruh aspek pembangunan, indikator tersebut dapat memberikan gambaran umum mengenai capaian yang telah diraih, sekaligus menjadi pembanding dengan daerah lain.

Baca Juga :  Barnas Adjidin Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga Terdampak Gempa di Pasirwangi

Ia juga menaruh perhatian serius pada sektor pendidikan. Saat ini, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Garut masih berada di bawah delapan tahun. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama agar kualitas sumber daya manusia (SDM) terus meningkat.

Syakur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa serta dorongan agar anak-anak usia sekolah tetap melanjutkan pendidikan. “Anak-anak SD, SMP, dan SMA adalah calon pemuda yang akan menentukan masa depan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bambang Hafidz, menjelaskan bahwa Musrenbang Pemuda merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Setelah melalui konsultasi publik serta musrenbang desa dan kecamatan, forum tematik ini diharapkan menghasilkan masukan yang lebih autentik dari kalangan pemuda.

Ia menilai, aspirasi yang lahir dari forum kepemudaan akan memperkaya perencanaan pembangunan, melengkapi pendekatan teknokratik perangkat daerah dengan perspektif yang berbasis pengalaman dan fakta di lapangan.

Baca Juga :  Bupati Garut Kukuhkan 6.596 Pegawai P3K Paruh Waktu: Langkah Strategis Tuntaskan Masalah Tenaga Honorer

Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut, Agil Syahrizal, menyambut positif kembalinya pelaksanaan Musrenbang Pemuda setelah sempat vakum akibat efisiensi anggaran. Dengan sekitar 60 persen populasi Garut berada pada usia produktif, ia menegaskan pemuda harus menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan.

Selain isu keterampilan dan penguatan ekonomi, Agil juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental. Menurutnya, aspek mental health kerap terabaikan karena tidak terlihat secara fisik, padahal menjadi fondasi produktivitas dan keberdayaan pemuda.

Ke depan, KNPI berkomitmen menjadikan program kesehatan mental sebagai prioritas sebelum menjalankan berbagai program pemberdayaan lainnya.

Musrenbang Pemuda 2027 ini turut dihadiri perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), tokoh pemuda, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga
Garut Jadi Rujukan Tabalong dalam Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
GEMAR Digelorakan di Garut, CFD Jadi Momentum Ajak Warga Lebih Aktif Bergerak
Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih
Pemkab Garut Kembangkan Notifikasi Digital untuk Cegah Siswa Berhenti Sekolah
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Garut Jadi Rujukan Tabalong dalam Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:39 WIB

GEMAR Digelorakan di Garut, CFD Jadi Momentum Ajak Warga Lebih Aktif Bergerak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Berita Terbaru

Pemerintahan

Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga

Senin, 24 Agu 2026 - 13:14 WIB