Kang Opan Kordinator Kecamatan Samarang Antusias Ikuti program Agroforesty, Dari Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS).

- Jurnalis

Minggu, 21 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

program agroporestry untuk pelestarian kawasan Konservasi berbasis ekonomi sekaligus pencegahan dampak Bencana.

 

GARUT BERKABAR — Kang Opan, merupakan anggota Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS) dan sebagai Koordinator di kecamatan Samarang, menunjukkan dedikasi kuat untuk mengembalikan fungsi kawasan menjadi lahan produktif, terutama dalam konservasi, tanah dan air. Pada Sabtu, (21/01/2024), ia menyoroti pentingnya penanaman pohon di lahan konservasi sebagai langkah untuk melestarikan lingkungan.

 

 

Dalam usahanya, Kang Opan aktif mengedukasi masyarakat mengenai pertanian ramah lingkungan. Meskipun masih terdapat kurangnya kepedulian dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, pemerintah, dan perusahaan terhadap lingkungan.

 

Kang Opan menekankan bahwa ini merupakan masalah serius yang dapat berdampak fatal terhadap ekosistem disektor Lingkungan untuk masa depan Nanti, kalo lahan- lahan Konservasi tidak ada yang melestarikan dan menjagaya hal ini akan berdampak buruk bagi kelangsung Lingkungan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pilar Agama sebagai Fondasi Generasi Muda di Garut : Refleksi Milad SEMMI ke-68

 

 

” Dampak dari kurangnya partisifasi terhadap lingkungan akan mengakibatkan Bencana, dimana kawasan gundul tidak akan mampu menyerap air bila curah hujan tinggi datang, karna tidak ada pohon sebagai serapannya”, ungkapnya.

 

 

Opan, menuturkan, untuk meminimalisir dampak bencana dari kawasan gundul, saya selaku kordinator Libas diwilayah kecamatan samarang, beserta anggota lainnya, untuk secara masif melakukan berbagai program penanaman pohon, dan mengikuti program Agroforesty.

Baca Juga :  Kelompok Pedagang Bunga Hias Ultimatum Pj Bupati Garut Soal Sengketa Lahan

 

 

“Meskipun menghadapi kendala permodalan dan berkolaborasi dengan program agroporestry, Kang Opan dan timnya tetap konsisten peduli terhadap lingkungan serta mengembangkan ekonomi masyarakat melalui pertanian yang ramah lingkungan.

 

Kang Opan berharap agar prinsip tanggung jawab terhadap lingkungan menjadi kesadaran publik yang diperkuat oleh dukungan pemerintah dalam membina petani binaan LIBAS, sehingga kawasan yang dikelola dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan berkelanjutan. (DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Putri Karlina Ajak ASN dan Warga Garut Ubah Pola Pengelolaan Sampah dari Sumbernya
Perempuan 37 Tahun Tewas Tertemper KA Turangga di Kadungora, Polisi Lakukan Evakuasi
Kebakaran Dini Hari Landa Permukiman Dayeuhhandap Garut, Empat Rumah Terdampak
Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Masih Ditangani, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan
Audisi Mojang Jajaka Garut 2026 Diikuti 176 Peserta, Penjaringan Duta Budaya dan Pariwisata Dimulai
Api Mengamuk di Pasar Andir Garut, 26 Kios Terdampak
Operasi Pekat di Cilawu, Polisi Sita 9 Botol Minuman Beralkohol
Alarm Berbunyi Dini Hari, Aksi Curanmor di Cibatu Berujung Penangkapan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Wabup Putri Karlina Ajak ASN dan Warga Garut Ubah Pola Pengelolaan Sampah dari Sumbernya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Kebakaran Dini Hari Landa Permukiman Dayeuhhandap Garut, Empat Rumah Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Masih Ditangani, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Audisi Mojang Jajaka Garut 2026 Diikuti 176 Peserta, Penjaringan Duta Budaya dan Pariwisata Dimulai

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Api Mengamuk di Pasar Andir Garut, 26 Kios Terdampak

Berita Terbaru