Helaran GPBG 2026 Perkuat Identitas Budaya dan Dongkrak Ekonomi Rakyat Garut

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antusiasme masyarakat memadati Helaran Karnaval Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) 2026 di Jalan Ahmad Yani, Garut Kota, Sabtu (25/4/2026).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Helaran Karnaval dalam rangka Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) 2026 sukses menyedot perhatian ribuan warga yang memadati Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, yang turut menyaksikan langsung kemeriahan acara.

Karnaval tahun ini tampil istimewa dengan mengangkat fragmen sejarah perpindahan pusat pemerintahan dari Limbangan ke Garut Kota. Berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian, mulai dari komunitas seni dan budaya, perangkat daerah, perwakilan kecamatan, hingga delegasi dari sejumlah daerah di Indonesia.

Helaran GPBG 2026 Perkuat Identitas Budaya dan Dongkrak Ekonomi Rakyat Garut

Dalam kesempatan tersebut, Putri Karlina mengungkapkan rasa bangganya atas capaian GPBG yang kini masuk dalam jajaran Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kerja panjang dan konsistensi penyelenggaraan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Baca Juga :  Upacara Hari Sumpah Pemuda di Kecamatan Sukaweuning, Camat Jeje J Abidin Tekankan Pentingnya Inovasi Pemuda

Menurutnya, GPBG tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga memiliki dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Aktivitas jual beli selama acara berlangsung dinilai mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil, khususnya pedagang kaki lima.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan GPBG sebagai wadah apresiasi bagi pelaku seni lokal agar dapat terus berkembang dan meraih peluang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan GPBG merupakan buah dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan pemerintah pusat, provinsi, serta partisipasi aktif masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa GPBG merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Garut yang tahun ini disesuaikan waktunya dari Februari ke April karena bertepatan dengan bulan Ramadan.

Mengusung tema “Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang”, perhelatan ini menampilkan kekayaan budaya lokal yang sarat makna. Beragam kesenian khas seperti Raja Dogar dan Surak Ibra menjadi daya tarik utama yang memperkuat identitas budaya Garut.

Baca Juga :  Antusiasme Masyarakat di Pemilu 2024 Mencapai 83.6%, Garut Siap Hadapi PILKADA

Apresiasi juga disampaikan oleh Nova Arisne dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ia menyebutkan bahwa GPBG masuk dalam 125 event unggulan KEN 2026, bahkan Garut memiliki lebih dari satu event yang berhasil menembus daftar nasional tersebut.

Menurutnya, hal ini menunjukkan besarnya potensi Garut dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya dan ekonomi kreatif. Event seperti GPBG dinilai mampu menarik wisatawan, membuka peluang usaha, serta menjaga kelestarian budaya daerah.

Rangkaian acara berlanjut hingga malam hari dengan beragam pertunjukan seni dan hiburan. Penampilan Surak Ibra, Raja Dogar, Tari Dangiang Garut, hingga tarian kolosal memukau penonton. Selain itu, fashion show produk kulit khas Garut, pertunjukan musik, serta wayang golek bobodoran turut menambah semarak acara.

Melalui GPBG 2026, Pemerintah Kabupaten Garut berharap event ini terus berkembang menjadi festival budaya unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-75 IBI, Bidan di Garut Didorong Perkuat Kolaborasi Demi Keselamatan Ibu dan Bayi
Tiket GIKF 2026 Lebih Ramah untuk Warga Lokal, Kecamatan Cisurupan Beri Kemudahan Akses
Rumah Warga di Bungbulang Ludes Dilahap Api, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Truk Pengangkut Material Bangunan Terguling di Jalur Menurun Pamulihan, Dua Orang Alami Luka Ringan
Jalur Bandung–Garut Kembali Lancar, Aparat dan Warga Sigap Singkirkan Pohon Tumbang
Viral Video Diklaim Harimau Menerkam Warga di Gunung Papandayan, Pengelola Tegaskan Informasi Hoaks
Boboko Didorong Jadi Agen Kepedulian Sosial, Wakil Ketua DPRD Garut Siap Berikan Dukungan
Truk Muatan Asbes Diduga Alami Rem Blong, Kemacetan di Jalur Garut–Bandung Viral di Media Sosial
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:42 WIB

HUT ke-75 IBI, Bidan di Garut Didorong Perkuat Kolaborasi Demi Keselamatan Ibu dan Bayi

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:02 WIB

Tiket GIKF 2026 Lebih Ramah untuk Warga Lokal, Kecamatan Cisurupan Beri Kemudahan Akses

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:41 WIB

Rumah Warga di Bungbulang Ludes Dilahap Api, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:43 WIB

Truk Pengangkut Material Bangunan Terguling di Jalur Menurun Pamulihan, Dua Orang Alami Luka Ringan

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Jalur Bandung–Garut Kembali Lancar, Aparat dan Warga Sigap Singkirkan Pohon Tumbang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sinergi dengan TNI, Pemkab Garut Perkuat Armada Tanggap Kebakaran

Senin, 3 Agu 2026 - 11:06 WIB