Giat Patroli dan Operasi Pekat, Polsek Tarogong Kidul Tingkatkan Keamanan Lingkungan

- Jurnalis

Rabu, 3 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR – Untuk menanggulangi potensi gangguan keamanan seperti perjudian, peredaran miras ilegal, premanisme, dan knalpot bising, Polsek Tarogong Kidul Polres Garut terus mengintensifkan patroli dan operasi penyakit masyarakat (pekat) di wilayahnya. Rabu (03/07/2024).

Dipimpin oleh Plh Kapolsek Tarogong Kidul Iptu Giyono, S.H., tim patroli melakukan pemantauan di lokasi-lokasi yang dicurigai dan pusat keramaian.

Selama kegiatan patroli dan operasi Pekat, petugas berinteraksi dengan warga sekitar untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama dalam menjaga keamanan lingkungan. Dalam operasi miras, sebanyak 23 botol miras jenis Ciu berhasil disita sebagai barang bukti.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Tarogong Kidul untuk melindungi masyarakat dan menegakkan hukum. Diharapkan, langkah ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari tindak kriminal yang meresahkan.

Kapolsek Tarogong Kidul mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi kepada kepolisian terkait potensi gangguan keamanan. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan dan penindakan tindak kriminal.

Polsek Tarogong Kidul berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta menjaga keamanan dan ketertiban demi kesejahteraan bersama. (DK)
Baca Juga :  Uniga Kukuhkan 33 Apoteker Baru, Siap Dukung Pelayanan Kesehatan di Garut

Berita Terkait

Polres Garut Kawal Aksi Damai Driver Online dengan Pendekatan Humanis
Semarak HUT RI ke-80, Kesbangpol Garut Gelar Sosialisasi FPK dan Lomba Karaoke
BAZNAS kab. Garut Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 80
Polres Garut Peringati Hari Juang Polri 2025, Kokohkan Komitmen Bhayangkara untuk Bangsa
Polsek Cibatu Tanggap Atasi Kebakaran Rumah Warga di Pasir Junti
10 Ribu Anak Ayam Tewas Terpanggang, Kandang di Selaawi Jadi Lautan Api
Getaran Terasa di Sejumlah Wilayah, Gempa M4,4 Guncang Pangandaran dari Laut
“Dia Hanya Ingin Makan Gratis” Tangis Ibu Penjual Gorengan Usai Putrinya Tewas dalam Kerumunan Pesta Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca