Gempa Tektonik M4,7 Guncang Pangandaran, Tidak Picu Tsunami

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR –  Pangandaran Diguncang Gempa: Gempa tektonik mengguncang wilayah Pangandaran, Jawa Barat pada Selasa, 22 Oktober 2024 pukul 19.43.53 WIB.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, kekuatan gempa yang semula dilaporkan M5.0 diperbarui menjadi M4,7. Episenter gempa terletak di koordinat 7,84° LS dan 108,31° BT, tepatnya 25 km barat daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 69 km di bawah permukaan laut. Jakarta, (22/10/2024).

Karakteristik Gempa : Berdasarkan lokasi dan kedalaman gempa, gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi menengah yang diakibatkan oleh deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia.

Baca Juga :  Eks Rumah Makan Copong Berubah Wajah Jadi Ruang Terbuka Hijau Multifungsi

Mekanisme gempa menunjukkan pergerakan oblique thrust, yaitu pergerakan geser naik.

Dampak Gempa : Getaran gempa ini dirasakan di beberapa daerah, termasuk Pangandaran dengan intensitas III-IV MMI, Garut (III MMI), Cilacap, Kabupaten Bandung (II-III MMI), serta Pelabuhan Ratu dan Sukabumi (II MMI).

Meski getarannya cukup terasa, BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Gempa Susulan : Hingga pukul 20.15 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Bappeda Garut Mulai Penyusunan RPJMD 2025-2029 dengan Orientasi Teknis

Himbauan untuk Masyarakat: BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan isu yang tidak jelas.

Warga diingatkan untuk memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke rumah, terutama jika ada keretakan akibat gempa. Informasi resmi terkait gempa ini hanya bisa diperoleh melalui kanal resmi BMKG. (Red).

Sumber : Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. DARYONO, S.Si., M.Si.

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fahmi Dorong Generasi Muda Garut Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Hidup di Era Modern
Donor Darah di DPRD Garut, Wujud Nyata Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial
Kreafest 4.0 Jadi Ajang Kolaborasi Budaya dan Teknologi bagi Generasi Muda Garut
Polisi dan Warga Selamatkan Perempuan yang Terjatuh dari Jembatan Sasak Besi Bayongbong
Polres Garut Bongkar Kasus Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya 2026, Dua Terduga Pelaku Ditangkap
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Cigedug, Polisi Turun Lakukan Olah TKP
Astra Serahkan 85 Rumah Layak Huni di Garut Selatan, Perkuat Pemberdayaan Warga melalui Ecobiz DSA
Disperindag ESDM Garut Periksa Akurasi Takaran BBM di Delapan SPBU, Seluruhnya Sesuai Ketentuan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:42 WIB

Fahmi Dorong Generasi Muda Garut Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Hidup di Era Modern

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:18 WIB

Donor Darah di DPRD Garut, Wujud Nyata Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:08 WIB

Kreafest 4.0 Jadi Ajang Kolaborasi Budaya dan Teknologi bagi Generasi Muda Garut

Senin, 1 Juni 2026 - 14:59 WIB

Polisi dan Warga Selamatkan Perempuan yang Terjatuh dari Jembatan Sasak Besi Bayongbong

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:46 WIB

Polres Garut Bongkar Kasus Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya 2026, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru

Pemerintahan

Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali

Jumat, 5 Jun 2026 - 09:58 WIB