Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026 di Lapangan Markas Polres Garut, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Kamis (12/3/2026).

Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik

GARUT BERKABAR, Karangpawitan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama jajaran TNI dan Polri menunjukkan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Lapangan Markas Polres Garut, Kecamatan Karangpawitan, Kamis (12/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut menyampaikan bahwa Kabupaten Garut diperkirakan akan menerima lebih dari 3 juta pemudik pada musim Lebaran tahun ini. Mengantisipasi lonjakan tersebut, koordinasi lintas sektor telah dilakukan sejak 10 hari sebelumnya, termasuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Ia menjelaskan, sejumlah titik rawan telah disiapkan tim siaga dari Dinas PUPR, BPBD, hingga pemadam kebakaran guna mengantisipasi kemungkinan banjir dan gangguan lainnya akibat curah hujan tinggi yang diperkirakan masih terjadi hingga akhir bulan.

Baca Juga :  Bupati Garut Tinjau Infrastruktur dan Relokasi Penyintas Bencana di Selatan Garut

Selain kesiapan infrastruktur, Pemkab Garut juga berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) melalui pelaksanaan operasi pasar murah yang melibatkan unsur kepolisian dan TNI. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terkendali.

Kebijakan lain yang diterapkan tahun ini adalah pemberian insentif bagi kusir andong, pengemudi ojek, dan becak yang beroperasi di jalur utama mudik. Insentif tersebut diberikan agar mereka dapat menghentikan aktivitas sementara pada hari-hari tertentu guna mendukung kelancaran arus lalu lintas. Pendanaan program ini bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat dan APBD Kabupaten Garut.

Bupati juga menginstruksikan para camat untuk menyiapkan rest area di kantor kecamatan yang berada di jalur strategis mudik. Sementara itu, Dinas Kesehatan diminta memastikan seluruh Puskesmas, khususnya yang berada di jalur lintasan pemudik, dalam kondisi siaga.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR diminta memastikan Penerangan Jalan Umum (PJU) berfungsi optimal serta menyelesaikan perbaikan jalan darurat paling lambat satu hari setelah apel, agar tidak menghambat kelancaran perjalanan pemudik.

Baca Juga :  Desa Sukabakti Tarogong Kidul Garut Tegaskan Komitmen,Transparansi Pilkada 2024 dengan Fakta Integritas

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menambahkan, Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) selama lima hari. Pengamanan difokuskan pada pencegahan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas melalui pendirian pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis.

Untuk mengantisipasi kepadatan di pasar tumpah, pihak kepolisian akan memasang water barrier guna mencegah parkir liar di bahu jalan. Pengamanan juga akan diperketat di kawasan wisata dan lokasi ziarah makam yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat selama libur Lebaran.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa sebanyak 1.747 personel, termasuk anggota Brimob, telah disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik di wilayah Kabupaten Garut tahun ini.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong Percepatan Klinik Rotinsulu Naik Status Menjadi Rumah Sakit
Bupati Garut Dorong ASN Perkuat Jiwa Kepemimpinan Lewat Bedah Buku Babad Alas
Bupati Garut Minta OPD Tuntaskan Rekomendasi BPK untuk Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah
Bupati Garut Dorong KNPI Terus Hadirkan Program Produktif bagi Generasi Muda
Transparansi Retribusi Parkir Diperkuat, Pemkab Garut Siapkan Sistem Pendataan Berbasis Lokasi
Bupati Garut Tekankan Belanja Daerah Harus Cepat Terealisasi demi Menggerakkan Ekonomi Masyarakat
Bupati Garut Perkuat Sinergi dengan UPI, 360 Mahasiswa PPG Diterjunkan Tingkatkan Mutu Pendidikan
Pemkab Garut Perketat Pengawasan Jalan, Kendaraan ODOL dan Parkir Liar Jadi Perhatian Utama
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02 WIB

Bupati Garut Dorong Percepatan Klinik Rotinsulu Naik Status Menjadi Rumah Sakit

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:24 WIB

Bupati Garut Minta OPD Tuntaskan Rekomendasi BPK untuk Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:53 WIB

Bupati Garut Dorong KNPI Terus Hadirkan Program Produktif bagi Generasi Muda

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:39 WIB

Transparansi Retribusi Parkir Diperkuat, Pemkab Garut Siapkan Sistem Pendataan Berbasis Lokasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:04 WIB

Bupati Garut Tekankan Belanja Daerah Harus Cepat Terealisasi demi Menggerakkan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru