Garut Tingkatkan Kepedulian Lingkungan melalui Bimtek Sekolah Adiwiyata 2025

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Cahaya Villa, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (4/12/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025. Kegiatan yang menggandeng Yayasan Bakti Barito ini berlangsung di Hotel Cahaya Villa, Jalan Raya Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, pada Rabu (4/12/2024).

Menurut Irvan Lukman Hakim, Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda, sebanyak 68 sekolah di Kabupaten Garut akan mengikuti penilaian Sekolah Adiwiyata pada tahun 2025. Untuk memastikan efektivitas, Bimtek ini diadakan dalam dua gelombang.

“Kami bekerja sama dengan Yayasan Bakti Barito dan Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI) Kabupaten Garut serta Provinsi Jawa Barat. Peserta diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendalami pelaksanaan program sekolah Adiwiyata,” jelas Irvan.

Baca Juga :  Satpol PP Garut Bersama TNI-Polri Beraksi Tegas: Penertiban PKL dan Toko Kontrasepsi

Rekor Baru Sekolah Adiwiyata di Garut

Rinaldi Dwinata S, Bendahara Yayasan Bakti Barito, menyoroti kolaborasi yang telah terjalin sejak 2022 antara pihaknya dan Pemerintah Kabupaten Garut. Hingga saat ini, Yayasan Bakti Barito telah mendampingi 56 sekolah Adiwiyata. Tahun 2025 mencatatkan pencapaian baru dengan 68 sekolah sebagai calon peserta.

“Jumlah ini merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan Adiwiyata di Kabupaten Garut,” ujar Rinaldi.

Yayasan Bakti Barito juga menyediakan modul pembelajaran yang mencakup berbagai topik, seperti perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan mitigasi bencana. Modul ini dikembangkan oleh guru-guru dari sekolah Adiwiyata yang telah mendapatkan pelatihan khusus.

Baca Juga :  Helmi-Yudi Terus Panen Dukungan dari LSM dan Ormas Garut di Pilkada 2024

“Para guru dari sekolah Adiwiyata kita bina untuk menyusun modul pembelajaran yang relevan. Ini langkah penting untuk mendukung keberlanjutan program Adiwiyata,” tambah Rinaldi.

Dampak Positif GPBLHS

Bersama Universitas Indonesia, Yayasan Bakti Barito juga melakukan riset terkait Gerakan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS). Hasil riset menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang lingkungan dan perubahan iklim. Namun, Rinaldi menggarisbawahi rendahnya penerapan aksi nyata di lapangan.

“Pemahaman siswa sudah baik, tetapi saat implementasi, hasilnya masih rendah. Tantangan kita adalah mendorong lebih banyak aksi nyata dalam program Adiwiyata ini,” tegasnya.

Harapan Masa Depan

Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan sekolah-sekolah di Kabupaten Garut dapat menjadi institusi yang peduli dan berbudaya lingkungan. Selain itu, program Adiwiyata diharapkan semakin berkelanjutan, menciptakan generasi yang lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. (Rizky).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Gandeng WFI Percepat Penanganan Rumah Tak Layak Huni
Rumah Warga di Bungbulang Ludes Dilahap Api, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Swadaya Warga Giriawas Perbaiki Jalan Kabupaten, Demi Keselamatan Pelajar dan Kelancaran Aktivitas
Truk Pengangkut Material Bangunan Terguling di Jalur Menurun Pamulihan, Dua Orang Alami Luka Ringan
Jalur Bandung–Garut Kembali Lancar, Aparat dan Warga Sigap Singkirkan Pohon Tumbang
Viral Video Diklaim Harimau Menerkam Warga di Gunung Papandayan, Pengelola Tegaskan Informasi Hoaks
Boboko Didorong Jadi Agen Kepedulian Sosial, Wakil Ketua DPRD Garut Siap Berikan Dukungan
Truk Muatan Asbes Diduga Alami Rem Blong, Kemacetan di Jalur Garut–Bandung Viral di Media Sosial
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Garut Gandeng WFI Percepat Penanganan Rumah Tak Layak Huni

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:41 WIB

Rumah Warga di Bungbulang Ludes Dilahap Api, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:47 WIB

Swadaya Warga Giriawas Perbaiki Jalan Kabupaten, Demi Keselamatan Pelajar dan Kelancaran Aktivitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:43 WIB

Truk Pengangkut Material Bangunan Terguling di Jalur Menurun Pamulihan, Dua Orang Alami Luka Ringan

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Jalur Bandung–Garut Kembali Lancar, Aparat dan Warga Sigap Singkirkan Pohon Tumbang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Garut Gandeng WFI Percepat Penanganan Rumah Tak Layak Huni

Rabu, 29 Jul 2026 - 21:09 WIB