Pengurus FORKI Kabupaten Garut Masa Bakti 2026–2030 resmi dilantik di Ballroom Hotel Harmoni Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Minggu (30/8/2026).
GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler — Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Garut resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Ballroom Hotel Harmoni Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Minggu (30/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi langkah awal bagi jajaran pengurus baru untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi karate di Kabupaten Garut. Terlebih, agenda olahraga tingkat Jawa Barat berupa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) akan berlangsung pada November 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, menyampaikan apresiasinya terhadap terbentuknya kepengurusan baru FORKI Garut. Ia berharap organisasi tersebut mampu membawa perkembangan positif bagi olahraga karate sekaligus melahirkan prestasi baru.
“Dengan kehadiran kepengurusan yang baru ini, sekali lagi saya berharap Karate FORKI Kabupaten Garut bisa lebih berkembang lagi,” kata Asep.
Perwakilan FORKI, Agung Satria, menilai pelantikan yang dilaksanakan dalam waktu dekat setelah Musyawarah Cabang (Muscab) menunjukkan adanya keseriusan dalam membangun tata kelola organisasi.
Menurutnya, rampungnya Muscab dan pelantikan juga menjadi syarat penting bagi FORKI Garut untuk berpartisipasi dalam Porprov Jawa Barat. Berdasarkan keputusan FORKI Jawa Barat, pengurus cabang yang telah menyelesaikan Muscab dan proses pelantikan dapat mengikuti ajang olahraga tersebut.
Agung berharap hasil rapat kerja yang dilakukan jajaran FORKI Garut nantinya mampu melahirkan program serta terobosan baru untuk mendukung peningkatan prestasi atlet karate.
“Ini luar biasa dan bisa dijadikan bukti nyata bahwa suatu keseriusan dari kepengurusan FORKI Kabupaten Garut dalam memanage organisasinya. Mudah-mudahan hasil dari Raker ini bisa menghasilkan ide dan terobosan terbaru untuk kemajuan prestasi karate Kabupaten Garut,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut, Abar. Ia berharap FORKI tetap konsisten menjalankan pembinaan sehingga karate dapat terus menjadi salah satu cabang olahraga yang menyumbangkan medali bagi Kabupaten Garut dalam setiap penyelenggaraan Porprov.
Sementara itu, Ketua FORKI Kabupaten Garut masa bakti 2026–2030, Ricky Rizki Darajat, menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi selama empat tahun mendatang.
Ricky menyebut Garut memiliki potensi atlet karate yang cukup besar. Potensi tersebut tersebar di enam perguruan yang berada di bawah naungan FORKI Kabupaten Garut.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh perguruan untuk mengoptimalkan potensi atlet dan menciptakan prestasi bersama.
“Bagi saya pribadi tidak ada perguruan besar atau kecil, tetapi bagaimana enam perguruan ini dapat mengkolaborasikan seluruh kemampuan dan potensi kita untuk memajukan karate di Kabupaten Garut,” ungkap Ricky.
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus di masing-masing bidang agar menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dengan mengedepankan profesionalisme serta integritas.
“Lakukan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas,” tegasnya.
Dengan kepengurusan baru tersebut, FORKI Garut diharapkan mampu memperkuat sinergi antarperguruan, meningkatkan pembinaan atlet, sekaligus mempersiapkan kontingen terbaik menghadapi Porprov Jawa Barat November mendatang.(**).







