Disdukcapil Kabupaten Garut memusnahkan sebanyak 13.849 keping KTP-el hasil penarikan dari masyarakat di halaman Kantor Disdukcapil Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (27/8/2026).
GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul — Sebanyak 13.849 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) yang telah ditarik dari masyarakat dimusnahkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut.
Pemusnahan berlangsung di halaman Kantor Disdukcapil Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (27/8/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan dokumen kependudukan yang sudah tidak berlaku tidak disalahgunakan oleh pihak lain.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Garut, Efran Brando, mengatakan KTP-el yang dimusnahkan merupakan dokumen lama yang sebelumnya ditarik ketika warga memperoleh penggantian KTP-el.
Menurutnya, penarikan dilakukan terhadap KTP-el yang mengalami kerusakan maupun dokumen dengan data yang sudah mengalami perubahan.
“Sebagian masyarakat KTP-nya sudah rusak atau kondisinya tidak baik sehingga diganti dengan yang baru. KTP lama tersebut kemudian kita tarik untuk dimusnahkan,” ujar Efran.
Dari total 13.849 keping yang dimusnahkan, sebanyak 2.316 keping merupakan KTP-el rusak, seperti kondisi fisik yang tidak layak digunakan atau buram.
Sementara itu, 11.533 keping lainnya merupakan KTP-el yang ditarik akibat adanya perubahan elemen data kependudukan, termasuk perubahan status, alamat, maupun informasi pribadi lainnya.
Efran menjelaskan, pemusnahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dokumen administrasi kependudukan sekaligus memastikan KTP-el lama tidak beredar kembali setelah warga mendapatkan dokumen pengganti.
Ia menambahkan, pelaksanaan pemusnahan KTP-el tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan dan instruksi teknis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.
“Ini merupakan bagian dari amanat Kemendagri untuk menjaga dokumen kependudukan agar tidak disalahgunakan. Karena itu, dokumen yang sudah ditarik diperintahkan untuk dimusnahkan,” katanya.(**)








