DPD SWIPAM Kabupaten Garut Resmi Dilantik, Harapan Tingkatkan Pelayanan Sosial Menguat

- Jurnalis

Minggu, 30 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyambut baik pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Social Worker Indonesia dalam Pengembangan Masyarakat (SWIPAM) Kabupaten Garut periode 2024-2029. Acara pelantikan yang dilaksanakan di Aula Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Garut, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (29/07/2024), dihadiri oleh berbagai pejabat daerah dan tokoh masyarakat.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji, menyampaikan apresiasinya terhadap pembentukan kepengurusan DPD SWIPAM ini. Ia berharap organisasi ini dapat memberikan dorongan signifikan dalam penanganan permasalahan sosial di Kabupaten Garut.

“Dengan adanya 26 Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) di Kabupaten Garut yang masih membutuhkan perhatian, kami sangat berharap SWIPAM dapat berkolaborasi dengan kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Aji menambahkan, kepengurusan DPD SWIPAM Kabupaten Garut diharapkan mampu bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial. Ia menekankan pentingnya pemahaman yang tepat mengenai peran pekerja sosial di masyarakat.

“Saya berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya peran social worker dalam membantu mereka yang membutuhkan. Saat ini, Dinas Sosial masih berupaya secara bertahap untuk memberikan pelayanan yang maksimal, dibantu oleh rekan-rekan pendamping sosial PKH, TKSK, operator, dan fasilitator desa,” tambahnya.

Aji juga mengungkapkan bahwa tantangan sosial yang dihadapi Kabupaten Garut saat ini, seperti pelecehan seksual dan kasus anak berhadapan dengan hukum, masih memerlukan perhatian serius. Dengan jumlah pekerja sosial yang masih terbatas, yakni 6 orang dari Dinas Sosial dan tambahan 3 orang dari Kementerian, ia berharap ada peningkatan jumlah dan peran pekerja sosial di masa depan.

“Penanganan anak berhadapan dengan hukum memerlukan pendampingan yang intensif. Jika tidak didampingi oleh pekerja sosial dari Dinas Sosial, kasus tersebut tidak dapat dilanjutkan ke pengadilan,” tegasnya. (DK)
Baca Juga :  Pj Bupati Garut Tinjau Pelayanan Kesehatan di Posyandu Kampung Saripulo
Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Media Sosial, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Pengangkut Material di Tarogong Kidul
Panen 4 Ton Jagung, Polsek Pameungpeuk Perkuat Sinergi dengan Petani Dukung Ketahanan Pangan
Bobotoh Garut Tebar Manfaat, Ajang Celebration 2026 Perkuat Solidaritas dan Gerakkan Ekonomi UMKM
Ketua DPRD Aris Munandar Dampingi Bupati Garut pada Peringatan 1 Muharam, Semangat Hijrah dan Perencanaan Haji Menjadi Fokus Utama
Wakil Ketua DPRD Garut Ayi Suryana Ajak Semua Pihak Perkuat Peran Guru demi Masa Depan Pendidikan
RW 23 Griya Pamoyanan 3 Resmi Dilantik, Warga Kini Miliki Kepengurusan Definitif untuk Layanan Administrasi
Ketua DPRD Garut Dampingi Bupati Terima LHP BPK, Garut Pertahankan Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah
Monitoring MBG di Tarogong Kaler, Kecamatan Perkuat Pengawasan Demi Jaminan Kualitas Layanan Gizi
Berita ini 5 kali dibaca