DMI Garut Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Persatuan Lewat Literasi Moderasi Beragama

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan Pembinaan Jamaah Masjid Berbasis Pemahaman Moderat (Tawassuth) yang digelar DMI Kabupaten Garut di Gedung Islamic Center, Kecamatan Garut Kota, Kamis (7/8/2025).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Garut menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Jamaah Masjid Berbasis Pemahaman Moderat (Tawassuth), Kamis (7/8/2025), bertempat di Gedung Islamic Center Garut. Kegiatan ini disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemersatu umat.

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bambang Hafidz, menegaskan bahwa literasi tentang moderasi beragama sangat penting untuk menjangkau para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan jemaah.

Baca Juga :  Pemkab dan DPRD Garut Mantapkan Arah Pembangunan 2025–2029 dan Perlindungan Hukum untuk Rakyat

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Masjid harus menjadi tempat ibadah yang inklusif dan terbuka, tidak hanya tempat ritual, tetapi juga ruang sosial dan dakwah yang membangun kerukunan,” ujar Bambang.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun sebagian masjid telah menerapkan prinsip moderat, kegiatan seperti ini tetap dibutuhkan untuk memperkaya pemahaman dan memperluas jangkauan nilai-nilai tersebut di masyarakat.

Baca Juga :  Mahasiswa Didorong Jadi Mitra Strategis Pemkab Garut Tangani Persoalan Daerah

Sementara itu, Ketua PD DMI Kabupaten Garut, Aas Kosasih, menekankan pentingnya menjaga kesucian masjid dari hal-hal yang berpotensi memecah belah.

“Masjid harus menjadi tempat yang mempersatukan. Pemahaman tentang tawassuth, i’tidal, dan nilai-nilai moderasi harus diterapkan secara nyata dalam kehidupan berjamaah,” tegas Aas.

Diklat ini diikuti oleh perwakilan dari 42 DMI kecamatan, 36 DKM masjid besar, dan 3 DKM mandiri yang menjadi bagian penting dalam menguatkan jaringan dakwah dan pemberdayaan masjid di Garut.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Pemkab Garut Perkuat Sistem Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Prestasi
Garut Raih Predikat Terbaik Pengendalian Inflasi di Jawa-Bali
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah Jabar 2026, Seni Religi Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting

Senin, 8 Juni 2026 - 14:44 WIB

Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat

Berita Terbaru