Distribusi BLT BBM di Karangpawitan Garut Berjalan Transparan, Pendamping PKH Kawal Proses Penyaluran

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Karangpawitan – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Karangpawitan berlangsung dengan lancar dan transparan. Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) turut mendampingi proses distribusi guna memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh yang berhak.

Sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi, Kementerian Sosial (Kemensos) mengandalkan aplikasi SIKSMA Mobile untuk pemantauan data penerima manfaat secara real-time. Teknologi ini membantu mengurangi potensi penyimpangan dalam penyaluran bantuan.

Pendamping Desa Sindangpalay, Juan Setiansyah, menegaskan bahwa penggunaan aplikasi ini memberikan transparansi lebih dalam distribusi BLT BBM. “Dengan SIKSMA Mobile, kami memastikan bantuan diterima langsung oleh penerima tanpa adanya pemotongan atau penyalahgunaan,” ujarnya saat pemantauan di lokasi penyaluran, Rabu (26/02/2025).

Baca Juga :  Dorong Kesetaraan Gender, Sekda Garut Tekankan Peran Strategis Laki-Laki dalam Perencanaan Pembangunan

Sebanyak 7.432 KPM di Kecamatan Karangpawitan menerima BLT BBM senilai Rp600.000 per KPM, yang mencakup bantuan untuk tiga bulan (Januari-Maret). Proses pencairan dilakukan melalui Kantor Pos Karangpawitan selama tiga hari, dengan sistem antrean terjadwal guna menghindari kepadatan.

Selain pendamping PKH, pengawasan juga dilakukan oleh Kasi Kecamatan, perangkat desa, serta Dinas Sosial, memastikan tidak ada kendala atau pemotongan dana yang merugikan penerima manfaat. Setiap penerima difoto sebagai bukti penerimaan bantuan, menambah aspek transparansi dalam proses distribusi.

Baca Juga :  Pj Bupati Garut Tekankan Pentingnya Kondusivitas Wilayah Usai Pemusnahan Miras dan Knalpot Bising

Meski penyaluran berjalan lancar, beberapa kendala teknis, seperti gangguan pada aplikasi SIKSMA Mobile, sempat terjadi. Namun, koordinasi yang baik antara pendamping PKH, perangkat desa, dan pihak Kantor Pos memastikan permasalahan dapat segera diatasi.

Para KPM mengapresiasi pengawasan ketat dalam pencairan BLT BBM, tetapi mereka berharap adanya peningkatan infrastruktur dan SDM di Kantor Pos agar pelayanan ke depan lebih cepat dan efisien. (Rsm)

Penulis : Admin

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Wakil Ketua DPRD Garut Dila Nurul Fadilah Dukung Kolaborasi Pemkab dan BKSAP DPR RI Perluas Akses Produk Lokal ke Pasar Dunia Menulis
Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen
Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Pemkab Garut Gandeng WFI Percepat Penanganan Rumah Tak Layak Huni
Swadaya Warga Giriawas Perbaiki Jalan Kabupaten, Demi Keselamatan Pelajar dan Kelancaran Aktivitas
Pemkab Garut Perkuat SDM Industri Alas Kaki Lewat Pelatihan Penjahit Upper Sepatu bagi 192 Peserta
Festival Baso Aci 2026 Perkuat Identitas Kuliner Garut Sekaligus Bangkitkan Ekonomi Lokal
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Dila Nurul Fadilah Dukung Kolaborasi Pemkab dan BKSAP DPR RI Perluas Akses Produk Lokal ke Pasar Dunia Menulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Garut Gandeng WFI Percepat Penanganan Rumah Tak Layak Huni

Berita Terbaru