Distan Garut Perkuat Sinergi dan Dorong Efisiensi Lahan Pertanian Melalui Program Optimasi Kluster 4

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Pengarahan Teknis Optimasi Lahan Kluster 4 Tahun Anggaran 2025 dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (31/10/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Dalam upaya mempercepat terwujudnya swasembada pangan, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut terus menggencarkan berbagai langkah strategis, salah satunya melalui Pengarahan Teknis Kegiatan Optimasi Lahan Kluster 4 Tahun Anggaran 2025, yang diselenggarakan di Aula Distan Garut, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 35 kelompok tani dari 16 kecamatan yang menjadi penerima manfaat program optimasi lahan tahap keempat. Kepala Dinas Pertanian Garut, Haeruman, menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras para petani dan penyuluh yang dinilai berhasil mendorong peningkatan produksi pertanian di daerah.

“Berkat kerja keras para petani dan penyuluh yang tidak kenal lelah di lapangan, alhamdulillah produksi di Garut meningkat sekitar 14%,” ujarnya.

Baca Juga :  Ramffest 2025 Resmi Dibuka, Wabup Garut Dorong Kemajuan Industri Kreatif

Haeruman menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi, di mana TNI berperan dalam pendampingan lapangan dan Kejaksaan memastikan pengawasan sesuai mekanisme hukum berdasarkan MoU dengan pemerintah pusat, guna menjamin pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan akuntabel.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan optimasi lahan ini dapat mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP), dari sebelumnya satu kali tanam per tahun menjadi minimal dua kali, sehingga produktivitas lahan dapat meningkat secara signifikan.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa seluruh dana program bersumber dari pemerintah pusat dan langsung disalurkan ke rekening kelompok tani. Ia mengingatkan agar pengelola kelompok tani menggunakan dana dengan penuh tanggung jawab dan sesuai kebutuhan lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Haeruman juga membawa kabar baik terkait penurunan harga pupuk subsidi yang diharapkan mampu mengurangi beban biaya petani.

Baca Juga :  Pemkab Garut Gandeng F-Buminu Sarbumusi untuk Pulangkan PMI Terlantar di Arab Saudi

Pupuk Urea: dari Rp2.200/kg menjadi Rp1.800/kg

Pupuk NPK Phonska: dari Rp2.300/kg menjadi Rp1.830/kg

“Pemerintah pusat terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai kebijakan yang berpihak pada sektor pertanian,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0611/Garut, Letkol Inf Andrik Fachrizal, menegaskan pentingnya tanggung jawab moral dan administratif dalam pelaksanaan program.

“Bapak-ibu punya waktu dua bulan untuk menyelesaikan kegiatan ini. Saya yakin mampu, asalkan ada kemauan untuk bekerja sungguh-sungguh,” ucapnya.

Dandim juga menyoroti pentingnya pemanfaatan anggaran secara tepat untuk mendukung keberhasilan peningkatan produksi gabah, yang saat ini sudah mencapai kenaikan 14% atau sekitar 8 ribu ton lebih hingga September.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Kodim 0611/Garut, Kejaksaan Negeri Garut, dan Polres Garut, yang memberikan bimbingan teknis agar pelaksanaan program berjalan efektif, efisien, dan berintegritas.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Wakil Ketua DPRD Garut Dila Nurul Fadilah Dukung Kolaborasi Pemkab dan BKSAP DPR RI Perluas Akses Produk Lokal ke Pasar Dunia Menulis
Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia
PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur
Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen
Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan
Distribusi Pupuk Subsidi di Garut Capai 50 Persen, Pemkab Dorong Petani Lengkapi Data RDKK
412 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Kompeten
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Dila Nurul Fadilah Dukung Kolaborasi Pemkab dan BKSAP DPR RI Perluas Akses Produk Lokal ke Pasar Dunia Menulis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:40 WIB

PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen

Berita Terbaru