Sidang Terbuka Senat Universitas Garut dalam rangka PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus 1 Universitas Garut, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (23/9/2026).
GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengajak mahasiswa baru Universitas Garut (Uniga) memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Garut dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus 1 Universitas Garut, Kecamatan Tarogong Kaler, Rabu (23/9/2026).
Menurut Syakur, kesempatan mengenyam pendidikan hingga jenjang sarjana merupakan hal yang patut disyukuri. Terlebih, partisipasi masyarakat Garut dalam pendidikan tinggi masih perlu terus ditingkatkan.
Karena itu, mahasiswa baru didorong tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun keterampilan, wawasan, serta sikap yang mampu menunjang kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja.
Ia berharap lulusan perguruan tinggi nantinya memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mampu ikut meningkatkan produktivitas dan daya saing Kabupaten Garut.
“Saya percaya, di Universitas Garut mereka dididik dengan sebaik-baiknya untuk jadi orang-orang yang memiliki kompetensi yang diharapkan oleh masyarakat,” ujar Syakur.
Pemerintah Kabupaten Garut, lanjutnya, juga terus berupaya memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi. Salah satunya melalui program Satu Desa Satu Sarjana yang terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi serta data penerima di lapangan.
Syakur mengatakan, kuota penerima program tersebut pada tahun ini diupayakan dapat lebih optimal sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“(Terkait jumlah penerima beasiswa) Yang pasti kan kita sesuaikan dengan jumlah yang terdaftar sebagai peserta Satu Desa Satu Sarjana, tahun kemarin itu tidak semuanya terpenuhi. Tahun ini kita minta untuk dipenuhi, ditambahkan lagi,” katanya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Brian Yuliarto dalam sambutan yang disampaikan secara virtual mengingatkan mahasiswa agar menjadikan pendidikan tinggi sebagai ruang untuk membangun kompetensi sekaligus karakter.
Mahasiswa, menurutnya, perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta karakter yang kuat. Kemampuan tersebut dinilai penting agar mahasiswa mampu mengambil peran sebagai penggerak perubahan dan mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Pada kegiatan tersebut, Rektor Universitas Garut Irfan Nabhani juga menyampaikan laporan penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.
Universitas Garut tercatat menerima sebanyak 1.071 mahasiswa baru yang tersebar di sejumlah fakultas dan program pascasarjana. Dengan tambahan mahasiswa baru tersebut, jumlah mahasiswa Uniga saat ini mencapai 6.931 orang dan masih berpeluang bertambah melalui proses penerimaan lanjutan.
Adapun mahasiswa baru tersebut terdiri dari Program Pascasarjana 28 orang, FISIP 84 orang, Fakultas Ekonomi 346 orang, Fakultas MIPA 130 orang, Fakultas Teknik 44 orang, Fakultas Pertanian 73 orang, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) 209 orang, FKOMINFO 112 orang, serta Fakultas Kewirausahaan sebanyak 45 orang.
Rektor menegaskan, pelaksanaan PKKMB merupakan bagian dari agenda akademik yang berada dalam pengawasan pimpinan universitas. Ia memastikan kegiatan pengenalan kampus dilaksanakan dengan tetap memperhatikan norma, etika, serta ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, rangkaian PKKMB tidak diisi dengan praktik perpeloncoan yang bertentangan dengan nilai dan aturan institusi pendidikan tinggi.(Dede)






