Cuaca Ekstrim di Desa Sukahati, Garut: Lima Orang Terluka

- Jurnalis

Minggu, 10 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

cuaca ekstrim menghantam Desa Sukahati, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Sabtu, (9/03/2024). Kemarin. Minggu, (10/03/2024).

cuaca ekstrim menghantam Desa Sukahati, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Sabtu, (9/03/2024). Kemarin. Minggu, (10/03/2024).

GARUT BERKABAR, Cilawu – cuaca ekstrim menghantam Desa Sukahati, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Hujan deras disertai angin kencang dan petir menyebabkan kejadian tragis di tengah acara kramasan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H. Pada pada sabtu (9/03/2024). Kemarin. Minggu, (10/03/2024).

 

Lima orang tengah membersihkan makam keluarga ketika pohon beringin besar dengan diameter sekitar 50 cm tiba-tiba tumbang menimpa tiga korban yang sedang menuju kendaraan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut saksi yang tinggal dekat pemakaman umum, suara reruntuhan pohon terdengar dengan cepat, dan warga sekitar segera datang untuk memberikan pertolongan.

Baca Juga :  Ananda Hierofani Ahmad dari Garut Berprestasi di Ajang Adujaknas 2024

 

Ambulans desa dipanggil untuk mengangkut para korban ke Puskesmas Cilawu. Sayangnya, satu korban harus dirujuk ke RSU dr. Slamet Garut untuk perawatan lebih lanjut.Lima orang mengalami luka, diduga akibat sambaran petir dan tertimpa pohon tumbang.

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut telah berkoordinasi dengan Forkopincam Cilawu dalam menangani kejadian ini.

 

Berikut adalah kondisi terbaru para korban :

Korban yang dirawat di Puskesmas Cilawu:

Yeyen, 51 tahun, mengalami luka robek di bagian dada sebelah kiri, memar di paha kanan, dan lecet di punggung.

Baca Juga :  KPU Garut Adakan Rakor Pemutakhiran Data dan Persiapan Coklit Pemilih Pilkada 2024

Apriani, 29 tahun, mengalami luka memar di pinggang, paha kanan, dan paha kiri.

 

Korban yang dirujuk ke RSU dr.Slamet Garut: Deni, 54 tahun, mengalami luka pada kedua kaki, dengan bengkak di kaki kiri dan kanan.

 

Untungnya, dua orang lainnya, Ica (13 tahun) dan Cecep (39 tahun), selamat dari kejadian ini.

Informasi ini disampaikan oleh Kasi Trantib Kecamatan Cilawu. Dokumentasi kejadian terlampir.

 

Demikian laporan sementara ini, semoga para korban segera pulih dan mendapatkan perawatan yang tepat. Terima kasih.(DK).

Berita Terkait

Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus
Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah
Fluktuasi Tinggi Muka Air Bendung Copong, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut
Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan
Idul Fitri 1446 H Dirayakan Serentak di Indonesia pada 31 Maret 2025
Debit Sungai Cimanuk Terkendali, Bendung Copong dalam Kondisi Aman
Dedi Mulyadi Rotasi Pejabat, Dorong ASN Lebih Produktif
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 07:35 WIB

Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus

Jumat, 4 April 2025 - 07:00 WIB

Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah

Rabu, 2 April 2025 - 19:21 WIB

Fluktuasi Tinggi Muka Air Bendung Copong, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Selasa, 1 April 2025 - 13:29 WIB

H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut

Minggu, 30 Maret 2025 - 18:37 WIB

Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan

Berita Terbaru