Antisipasi Kepadatan Arus Lebaran, Kusir Delman dan Tukang Becak di Garut Terima Kompensasi Rp1,4 Juta

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Kabupaten Garut – Upaya mengurangi potensi kemacetan di jalur mudik dan kawasan wisata selama Lebaran 2026 terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satunya melalui pemberian kompensasi kepada para pengemudi transportasi tradisional seperti kusir delman dan tukang becak di Kabupaten Garut, Sabtu (14/3/2026).

Kebijakan tersebut mengharuskan para kusir delman dan tukang becak untuk sementara waktu menghentikan aktivitas operasional selama satu pekan, baik sebelum maupun sesudah Hari Raya Idul Fitri. Sebagai pengganti penghasilan yang hilang, pemerintah menyalurkan bantuan uang saku kepada para pekerja sektor transportasi informal tersebut.

Baca Juga :  Polres Garut Distribusikan Bantuan Beras Kapolda Jabar, Sentuh Warga Dhuafa hingga Anak Yatim

Di Kabupaten Garut, tercatat sebanyak 483 orang dari 12 kecamatan menjadi penerima manfaat program ini. Rinciannya terdiri dari 477 kusir delman dan 6 tukang becak. Masing-masing penerima memperoleh kompensasi sebesar Rp1.400.000.

Antisipasi Kepadatan Arus Lebaran, Kusir Delman dan Tukang Becak di Garut Terima Kompensasi Rp1,4 Juta

Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur utama mudik dan destinasi wisata selama periode libur Lebaran. Selain membantu mengurai kepadatan kendaraan, kebijakan ini juga diharapkan memberi kesempatan bagi para pengemudi transportasi tradisional untuk beristirahat dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Baca Juga :  Diskusi Panel SDIT Persis Tarogong Kidul: Sekolah sebagai Rumah Kedua, Harus Aman dari Kekerasan

Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan anggaran kompensasi mencapai Rp6,9 miliar yang ditujukan bagi pengemudi angkutan tradisional di berbagai wilayah jalur mudik dan wisata. Dengan langkah tersebut, arus mudik Lebaran 2026 diharapkan dapat berlangsung lebih tertib dan lancar, sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat yang terdampak kebijakan tersebut.(**).

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Humas Polres Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istighosah Digelar di Cikajang, Aparatur dan Warga Panjatkan Doa untuk Kemajuan Garut
Audisi Mojang Jajaka Garut 2026 Diikuti 176 Peserta, Penjaringan Duta Budaya dan Pariwisata Dimulai
Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis
Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan
Bermain Judol, Kesenangan Sesaat yang Bisa Berujung Masalah Serius
Maulid Nabi Jadi Momentum Polres Garut Tanamkan Nilai Akhlak dalam Pelayanan
Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
InDrive Edukasi Pelajar Jabar soal Keselamatan Berlalu Lintas, Ratusan Siswa Ikuti Kampanye Drive Your Future
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Istighosah Digelar di Cikajang, Aparatur dan Warga Panjatkan Doa untuk Kemajuan Garut

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Audisi Mojang Jajaka Garut 2026 Diikuti 176 Peserta, Penjaringan Duta Budaya dan Pariwisata Dimulai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan

Selasa, 8 September 2026 - 09:56 WIB

Bermain Judol, Kesenangan Sesaat yang Bisa Berujung Masalah Serius

Berita Terbaru