Bupati Garut Tekankan Deteksi Dini Stunting di Desa, Setwapres RI Beri Apresiasi

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan Pemantauan Program Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 di Ruang Rapat Setda Garut, Jumat (25/4/2025). Dalam acara tersebut, Bupati menegaskan pentingnya membangun sumber daya manusia yang sehat untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Hal ini ia sampaikan saat membuka kegiatan Pemantauan Program Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 di Ruang Rapat Setda Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (25/4/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Syakur menyoroti masih tingginya angka stunting di Kabupaten Garut dan menegaskan perlunya penanganan serius dari seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk lebih mengoptimalkan peran serta merumuskan kebijakan yang efektif dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Baca Juga :  Sertifikat Tanah Alun-Alun Limbangan Diserahkan, Pemkab Garut Perkuat Status Aset Publik

“Saya ingin teman-teman di SKPD benar-benar memecahkan masalah ini dan menjadikannya masukan berharga untuk kebijakan ke depan,” ujar Syakur.

Bupati juga menekankan pentingnya arah dan target yang jelas serta perlunya evaluasi berkala terhadap program yang telah berjalan. Ia mengungkapkan bahwa dengan tingginya angka kelahiran, yakni sekitar 50 ribu jiwa per tahun, deteksi dini stunting di desa-desa menjadi langkah strategis yang harus segera diperkuat.

“Setiap tahun, Garut melahirkan sekitar 50 ribu orang. Ini harus terdata dan terkelola dengan baik. Kita punya 442 desa untuk mengelolanya,” tegasnya.

Syakur berharap adanya masukan dari berbagai pihak, termasuk dari Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI, untuk merumuskan strategi percepatan penurunan stunting yang lebih tajam dan terukur.

Baca Juga :  Direksi Baru Perumda Tirta Intan Diminta Fokus pada Perluasan Layanan dan Perbaikan Tata Kelola

Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Kesehatan, Gizi, dan Pembangunan Keluarga Setwapres RI, Siti Alfiah, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam mendukung program penanganan stunting.

“Terima kasih atas dukungan selama tim kami melakukan pemantauan lapangan dan berdiskusi dengan berbagai OPD,” ungkap Siti.

Ia menambahkan, pihaknya masih menunggu hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dari Kementerian Kesehatan yang akan dirilis awal Mei. Data tersebut akan menjadi dasar untuk melihat capaian terkini angka prevalensi stunting di Garut.

Siti juga menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting menjadi agenda prioritas nasional dalam RPJMN hingga 2029 dengan target prevalensi 14,2%, dan RPJPN 2045 dengan target prevalensi hanya 5%.(Red).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Sumber Berita : Diskominfo Kab. Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan
Pemprov Jabar dan Pemkab Garut Perkuat Kolaborasi Bersama ‘Aisyiyah untuk Tingkatkan Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat
Battle of Honor Vol. 2 Perkuat Pembinaan Atlet Bela Diri dan Bangkitkan Ekonomi Lokal Garut
Bupati Garut Dorong Generasi Penerus Melanjutkan Perjuangan Ulama Lewat Pendidikan Pesantren
Revitalisasi PAUD di Pasirwangi Rampung, Wamendikdasmen Apresiasi Komitmen Pendidikan di Garut
Digitalisasi Kepegawaian Diperkuat, Pemkab Garut Hadirkan Dua Inovasi Terintegrasi untuk ASN
Karier ASN Garut Akan Berbasis Kompetensi, Bupati Tekankan Pentingnya Penilaian yang Objektif
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:45 WIB

Bupati Garut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:05 WIB

Pemprov Jabar dan Pemkab Garut Perkuat Kolaborasi Bersama ‘Aisyiyah untuk Tingkatkan Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 09:15 WIB

Bupati Garut Dorong Generasi Penerus Melanjutkan Perjuangan Ulama Lewat Pendidikan Pesantren

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:29 WIB

Revitalisasi PAUD di Pasirwangi Rampung, Wamendikdasmen Apresiasi Komitmen Pendidikan di Garut

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:20 WIB

Digitalisasi Kepegawaian Diperkuat, Pemkab Garut Hadirkan Dua Inovasi Terintegrasi untuk ASN

Berita Terbaru