APBD 2025: Pemprov Jabar Optimalkan Anggaran, Targetkan Efisiensi Rp2 Triliun

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, KOTA BANDUNG – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) merancang efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, sebagai bagian dari prioritas Penjabat Gubernur dan Gubernur Jabar terpilih untuk memastikan pengelolaan anggaran yang lebih efektif.

Upaya ini dilakukan dengan mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dan regulasi lainnya yang berlaku.

Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa rencana efisiensi disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat secara objektif, tetap memprioritaskan pelayanan dasar, dan mengoptimalkan pengeluaran tanpa mengorbankan kualitas.

“Langkah efisiensi ini bertujuan untuk memaksimalkan anggaran dengan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Herman di Bandung, Senin (27/1/2025).

Menurut Herman, efisiensi akan menyasar berbagai pos anggaran, termasuk belanja operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti perjalanan dinas, pengeluaran rutin, serta hibah dan bantuan keuangan, kecuali yang bersifat wajib dan berdampak langsung pada pelayanan dasar masyarakat.

Baca Juga :  Pembinaan Positif Untuk Generasi Muda, Polsek Limbangan Hadir di SMKN Bina Siswa Mandiri

“Hasil simulasi menunjukkan bahwa potensi efisiensi bisa mencapai lebih dari Rp2 triliun,” jelasnya.

Pengalihan Anggaran untuk Proyek Strategis

Herman juga menambahkan bahwa dana hasil efisiensi akan diarahkan ke proyek-proyek strategis yang berfokus pada kepentingan masyarakat, seperti pembangunan jalan dan jembatan, penerangan jalan umum, elektrifikasi, hingga pembangunan ruang kelas baru.

“Namun, hasil ini masih berupa simulasi awal. Keputusan akhir akan diputuskan oleh Gubernur bersama DPRD Jabar dalam pembahasan perubahan APBD 2025,” tambahnya.

Ia memastikan bahwa efisiensi tidak akan mengurangi pelayanan dasar masyarakat, melainkan justru meningkatkan kualitas pelayanan.

Sinkronisasi dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025

Efisiensi ini sejalan dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 22 Januari 2025. Dalam Inpres tersebut, Presiden menetapkan target efisiensi belanja negara sebesar Rp306 triliun, meliputi belanja kementerian dan Transfer ke Daerah (TKD).

Baca Juga :  Dampak Sampah di Desa Rancabango, Garut: Warga Desak Tindakan Cepat

Pemda Jabar juga mengikuti arahan dalam Diktum Keempat Inpres, yang menginstruksikan:

1. Pembatasan kegiatan seremonial, studi banding, dan publikasi.

2. Pengurangan belanja perjalanan dinas hingga 50%.

3. Pengendalian belanja honorarium sesuai standar harga.

4. Pengurangan belanja pendukung tanpa output yang terukur.

5. Fokus pada pelayanan publik dan target kinerja.

6. Selektivitas dalam pemberian hibah langsung.

7. Penyesuaian APBD yang bersumber dari TKD.

Dengan langkah-langkah ini, Pemprov Jabar berkomitmen mengoptimalkan anggaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengurangi pelayanan dasar. (Red).

HUMAS JABAR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar
Ika Mardiah

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Media Sosial, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Pengangkut Material di Tarogong Kidul
Panen 4 Ton Jagung, Polsek Pameungpeuk Perkuat Sinergi dengan Petani Dukung Ketahanan Pangan
Bobotoh Garut Tebar Manfaat, Ajang Celebration 2026 Perkuat Solidaritas dan Gerakkan Ekonomi UMKM
Ketua DPRD Aris Munandar Dampingi Bupati Garut pada Peringatan 1 Muharam, Semangat Hijrah dan Perencanaan Haji Menjadi Fokus Utama
Wakil Ketua DPRD Garut Ayi Suryana Ajak Semua Pihak Perkuat Peran Guru demi Masa Depan Pendidikan
RW 23 Griya Pamoyanan 3 Resmi Dilantik, Warga Kini Miliki Kepengurusan Definitif untuk Layanan Administrasi
Ketua DPRD Garut Dampingi Bupati Terima LHP BPK, Garut Pertahankan Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah
Monitoring MBG di Tarogong Kaler, Kecamatan Perkuat Pengawasan Demi Jaminan Kualitas Layanan Gizi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:03 WIB

Viral di Media Sosial, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Pengangkut Material di Tarogong Kidul

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:15 WIB

Panen 4 Ton Jagung, Polsek Pameungpeuk Perkuat Sinergi dengan Petani Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:59 WIB

Bobotoh Garut Tebar Manfaat, Ajang Celebration 2026 Perkuat Solidaritas dan Gerakkan Ekonomi UMKM

Senin, 15 Juni 2026 - 19:22 WIB

Ketua DPRD Aris Munandar Dampingi Bupati Garut pada Peringatan 1 Muharam, Semangat Hijrah dan Perencanaan Haji Menjadi Fokus Utama

Senin, 15 Juni 2026 - 09:48 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Ayi Suryana Ajak Semua Pihak Perkuat Peran Guru demi Masa Depan Pendidikan

Berita Terbaru